Perang Israel-Hamas: Kesepakatan Gencatan Senjata Baru Kembali Dirundingkan
Hamas dilaporkan akan memberikan sebuah respons tertulis dalam waktu dekat atas proposal gencatan senjata terbaru dari Israel. Proposal…
Sementara itu, di sela-sela pertemuan Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Riyadh, Arab Saudi pada Senin (29/04), Menteri Luar Negeri Prancis Stephane Sejourne menyebut situasi kemanusiaan di Gaza sebagai "bencana besar” dan berulang kali menyerukan gencatan senjata.
"Semuanya memang bergerak maju, tapi Anda harus selalu hati-hati dalam diskusi dan negosiasi ini,” kata Sejourne kepada kantor berita Reuters.
Berbicara pada acara yang sama, Menteri Luar Negeri Jerman Annalena Baerbock juga mengemukakan hal senada. Ia menyerukan agar lebih banyak bantuan kemanusiaan yang diizinkan masuk ke Gaza dan menegaskan kembali dukungan Jerman terhadap solusi dua negara.
Sebelumnya di hari yang sama, kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa (UE) Josep Borrel juga mengatakan kepada wartawan, ia ingin negara-negara anggota UE mengundang para pemimpin Arab ke Brussels, untuk membicarakan mengenai solusi dua negara.
"Satu-satunya harapan saya, kemauan saya, adalah meyakini bahwa jika negara-negara Arab mengajukan sebuah proposal, maka negara-negara Eropa harus mempertimbangkan untuk mengatasi perbedaan, karena bukan rahasia lagi kalau negara-negara Eropa sangat terpecah belah,” katanya.
"Saya akan mengusulkan kepada negara-negara anggota untuk mengundang negara-negara Arab datang ke Brussels untuk berbagi rencana mereka, karena kita juga harus mencoba menyusun pendekatan kita,” pungkas Borrel.
gtp/rs (Reuters, AP, AFP)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/bdeutsche-welle68923829_403.jpg.jpg)