Jumat, 29 Agustus 2025

Konflik PBNU dan PKB membuat Nahdliyin di daerah 'bingung dan gelisah' - Apa akar masalah dan bagaimana jalan tengahnya?

Perseteruan antara Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) disebut akan terus bergulir, semakin…

BBC Indonesia
Konflik PBNU dan PKB membuat Nahdliyin di daerah 'bingung dan gelisah' - Apa akar masalah dan bagaimana jalan tengahnya? 

Perseteruan antara Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) disebut akan terus bergulir, semakin terbuka dan bahkan meluas.

Selain merugikan kedua pihak, konflik ini disebut menciptakan kegelisahan dan kebingungan sebagian warga Nahdliyin di akar rumput, kata pengamat.

Pengamat politik dari Universitas Al Azhar, Jakarta, Ujang Komarudin mengatakan konflik terbuka kali ini adalah puncak dari rangkaian perseteruan di masa lalu yang tak selesai.

Dia menganalisa perseteruan itu dimulai sejak Muhaimin Iskandar (Cak Imin) yang disebutnya mengambil alih tampuk kekuasaan PKB dari tangan Abdurrahman Wahid (Gus Dur) pada 2008 silam.

“Akar masalahnya dulu, dua kubu PKB Cak Imin dengan PKB Gus Dur terpecah. PKB Gus Dur kalah, yang menang PKB Cak Imin. Sekarang PBNU dipegang kubu PKB Gus Dur, ya tentu [mereka] kini ingin mendegradasi, menjegal, dan mengganti PKB Cak Imin,” kata Ujang kepada wartawan BBC News Indonesia, Senin (05/08).

Konflik yang sepertinya tak berkesudahan ini memunculkan kegelisahan dan kebingungan di sebagian warga nahdliyin - sebutan bagi orang-orang yang berpaham NU - di kalangan akar rumput, ungkap seorang pengurus NU di Pamekasan, Madura, Muchlis Nasir.

Terutama, sambungnya, bagi mereka yang menjadi pengurus PBNU dan juga PKB.

“Mereka juga ada ambigu, satu sisi sebagai pengurus NU yang harus tunduk kepada struktur, tapi satu sisi juga bagian dari PKB. Kebingungannya di sana,” kata Nasir kepada wartawan Mustofa El Abdy yang melaporkan untuk BBC News Indonesia.

Pengamat politik dari Universitas Trunojoyo Madura, Surokim Abdussalam menilai perseteruan itu perlu dijembatani oleh tokoh-tokoh kiai dari NU maupun PKB yang dapat dipercaya oleh kedua pihak.

Kegelisahan dan kebingungan sebagian warga Nahdliyin

Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Palengaan, Pamekasan, Madura, Muchlis Nasir mengatakan perseteruan yang terjadi antara elit di tubuh PBNU dan PKB memicu kegelisahan di sebagian warga Nahdliyin, khususnya bagi mereka yang menjadi pengurus aktif di dua organisasi itu.

“Warga NU sekaligus menjadi pengurus PKB tentu ada kegelisahan karena artinya dia juga ada ambigu. Kami ditanamkan untuk NU hari ini satu komando, dari atas ke bawah,“ ujar Nasir.

“Satu sisi mereka pengurus NU yang harus tunduk kepada struktur, tapi di sisi lain juga pengurus PKB. Kebingungannya di sana,“ tambahnya.

Di wilayahnya, Nasir mengatakan, hampir sebagian besar pengurus NU juga masuk dalam struktur PKB.

Walaupun demikian, ujar Nasir, dampak dari konflik itu belum terlalu dirasakan oleh warga Nahdliyin secara umum.

Halaman
1234
Sumber: BBC Indonesia
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan