Rabu, 3 Juni 2026

Konflik Rusia Vs Ukraina

Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-960: Zelensky Optimistis Perang Berakhir Tahun 2025

Perang Rusia-Ukraina hari Ke-960: Presiden Ukraina Zelensky optimis perang melawan Ukraina akan berakhir pada tahun 2025.

Tayang:
Mandel NGAN / AFP
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky berbicara dalam konferensi pers bersama dengan Presiden AS Joe Biden di Ruang Perjanjian India di Gedung Kantor Eksekutif Eisenhower, di sebelah Gedung Putih, di Washington, DC, pada 12 Desember 2023. 

TRIBUNNEWS.COM - Berikut ini perkembangan terkini perang Rusia dan Ukraina hari ke-960 pada Kamis (10/10/2024).

Militer Ukraina melaporkan tekanan utama secara bertahap bergeser dari Pokrovsky ke arah Kurakhovsky yang berdekatan.

Situasi sulit terjadi di Toretsk, di mana pasukan Rusia berhasil masuk ke wilayah tersebut.

Pada pukul 05.00 waktu setempat, sisa-sisa “martir” sedang dihabisi di langit Ukraina.

Sementara itu, drone tak dikenal secara aktif menyerang sejumlah lapangan terbang Rusia, yang diduga menghantam lapangan terbang Khanskaya dekat Maikop dan lapangan terbang Primorsk-Akhtarsk.

Pada pukul 3.00 waktu setempat, ada lima UAV Rusia yang tersisa di wilayah udara Ukraina, di wilayah utara dan timur.

Sebelumnya pada pukul 1.00 waktu setempat, Ukraina melaporkan ada 20 drone Rusia terlihat di Odessa, Nikolaev, Kherson, Dnepropetrovsk, Poltava, Chernigov, dan Sumy, menurut laporan Telegraf.

Zelensky: Perang Bisa Berakhir Tahun Depan

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, mengatakan perang dapat diakhiri paling lambat tahun depan.

"Pada bulan Oktober, November dan Desember, kita memiliki peluang nyata untuk menggerakkan situasi menuju perdamaian dan stabilitas jangka panjang ," katanya di pertemuan puncak Ukraina-Eropa Tenggara ketiga di Dubrovnik, Kroasia pada Rabu (9/10/2024) kemarin. 

"Situasi di medan perang menciptakan peluang untuk membuat pilihan ini – pilihan yang mendukung tindakan tegas untuk mengakhiri perang paling lambat tahun 2025," tambahnya, seperti diberitakan The Guardian.

Baca juga: Salvo Rudal Iskander-M Rusia Jebol Kubah Pertahanan Udara Ukraina, Formasi Patriot Langsung Hancur

Zelensky Akan Sampaikan "Rencana Kemenangan" di Hadapan NATO

Zelensky akan berada di London pada hari Kamis ini untuk bertemu dengan sekretaris jenderal NATO yang baru, Mark Rutte, dan perdana menteri Inggris, Keir Starmer.

Pertemuan yang diatur dengan tergesa-gesa itu terjadi setelah pertemuan dengan NATO di pangkalan udara Ramstein ditunda karena Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden tidak dapat hadir karena menanggapi ancaman Badai Milton.

Selain mengunjungi Inggris, Zelensky akan melanjutkan perjalanan pada Jumat (11/10/2024) untuk bertemu kanselir Jerman, Olaf Scholz, di Berlin dan Paus Fransiskus di Prancis pada hari yang sama.

Sementara pertemuan Ramstein yang dihadiri sekitar 20 pemimpin dunia di Jerman akan dijadwalkan ulang.

6 Warga Ukraina Tewas dalam Serangan Rusia di Odesa

Serangan rudal balistik Rusia terhadap infrastruktur pelabuhan di wilayah Odesa menewaskan enam warga Ukraina dan melukai 11 lainnya pada Rabu kemarin.

Serangan tersebut menghantam kapal kontainer sipil yang mengibarkan bendera Panama, menurut gubernur wilayah tersebut, Oleg Kiper.

"Ini adalah serangan ketiga terhadap kapal sipil dalam empat hari terakhir," katanya.

Ukraina Klaim Berhasil Serang Depot Senjata Rusia di Krasnodar

Militer Ukraina mengklaim telah melakukan serangan langsung terhadap pangkalan yang menyimpan pesawat nirawak Shahed di wilayah Krasnodar, Rusia selatan.

Sebuah pernyataan mengatakan serangan di dekat sebuah desa bernama Oktyabrsky dilakukan bersama oleh angkatan laut dan dinas intelijen (SBU).

"Menurut informasi yang tersedia, hampir 400 pesawat nirawak serang disimpan di sana," kata pernyataan itu.

"Berdasarkan hasil kontrol objektif, serangan langsung dilakukan terhadap target. Ledakan sekunder diamati di lokasi tersebut," tambahnya.

Presiden Komisi Eropa Tuduh Presiden Hongaria Pro-Putin

Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, menuduh Presiden Hongaria, Viktor Orbán, atas kegagalan bersejarah dalam mendukung Ukraina.

Ia mengkritik Viktor Orbán yang tidak mengecam invasi yang diluncurkan Vladimir Putin ke Ukraina sejak tahun 2022 dan masih menjalin kerja sama dengan Rusia.

“Masih ada beberapa orang yang menyalahkan perang ini bukan pada nafsu Putin akan kekuasaan tetapi pada dahaga Ukraina akan kebebasan, jadi saya ingin bertanya kepada mereka: apakah mereka akan pernah menyalahkan Hongaria atas invasi Soviet (ke Hongaria) pada tahun 1956?” kata Von der Leyen mengkritik Viktor Orbán di parlemen Eropa di Strasbourg, Prancis.

Ia menilai Viktor Orbán gagal menindaklanjuti janji UE yang dibuat pada tahun 2022 untuk mengakhiri ketergantungan pada bahan bakar fosil Rusia.

“Alih-alih mencari sumber (energi) alternatif, khususnya, satu negara anggota hanya mencari cara alternatif untuk membeli bahan bakar fosil dari Rusia," tambahnya.

(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

Berita lain terkait Rusia dan Ukraina

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved