Minggu, 19 April 2026

Konflik Palestina Vs Israel

Iran Peringatkan Kecerobohan Israel Selama Transisi Kepresidenan AS, Serukan agar Netanyahu Dicopot

Iran telah memperingatkan risiko atas 'kecerobohan' pendudukan Israel selama masa transisi kepresidenan AS.

Ist...
Bendera Iran. Iran telah memperingatkan risiko atas 'kecerobohan' pendudukan Israel selama masa transisi kepresidenan AS. 

"Tanpa mengadili dan meminta pertanggungjawaban Netanyahu dan kabinetnya yang ekstremis, suka berperang, dan kriminal, keamanan tidak akan kembali ke wilayah tersebut," jelasnya.

Salah satu cara yang bisa menghentikan kejahatan Israel adalah dengan mencopot jabatan Netanyahu.

"Menyingkirkan Netanyahu akan menghilangkan momok perang dari wilayah tersebut," jelas misi tersebut.

"Jika Netanyahu digulingkan, banyak masalah akan terselesaikan," tambahnya.

Terutama gencatan senjata di Gaza akan berhasil dan perang di Lebanon akan berakhir.

Jumlah Korban Serangan Israel di Gaza dan Lebanon

Israel telah melancarkan serangan di Gaza sejak 7 Oktober 2023.

Sejak saat itu, Israel terus melancarkan serangan dahsyat terhadap Gaza meski ada resolusi Dewan Keamanan PBB yang menuntut gencatan senjata segera.

Hingga saat ini, serangan tersebut telah menewaskan lebih dari 43.700 orang.

Sementara itu, Hizbullah mulai menembaki Israel setelah serangan 7 Oktober untuk membela rakyat Palestina.

Akan tetapi, pertukaran lintas batas reguler meningkat pada akhir September ketika Israel mengintensifkan serangan udara dan mengirim pasukan darat ke Lebanon selatan.

Kementerian Lebanon mengatakan jumlah korban tewas akibat serangan Israel sejak tahun lalu telah mencapai 3.400 orang.

Sementara jumlah total korban terluka akibat serangan Israel di Lebanon menjadi 14.600.

(Tribunnews.com/Farrah Putri)

Artikel Lain Terkait Konflik Palestina vs Israel dan Israel-Lebanon

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved