Konflik Rusia Vs Ukraina
Perang Rusia-Ukraina Hari ke-1063: Macron Klaim Konflik Ukraina Tak Berakhir Meski Trump Dilantik
Macron memperingatkan bahwa perang Rusia melawan Ukraina tidak akan berakhir dalam waktu dekat, meskipun Donald Trump baru saja dilantik.
TRIBUNNEWS.COM - Inilah sejumlah peristiwa yang terjadi dalam perang Rusia-Ukraina, yang telah memasuki hari ke-1063 pada Selasa (21/1/2025).
Presiden Prancis, Emmanuel Macron, memperingatkan bahwa perang Rusia melawan Ukraina tidak akan berakhir dalam waktu dekat, meskipun Donald Trump baru saja dilantik kembali sebagai Presiden AS.
Selama kampanyenya, Trump pernah menyatakan bahwa ia bisa menyelesaikan perang dalam 24 jam setelah dilantik.
Simak peristiwa lainnya berikut ini.
Perang Rusia-Ukraina Hari ke-1063
Perang Tidak Akan Selesai Besok atau Lusa
Presiden Prancis, Emmanuel Macron dalam pidato tahun barunya kepada angkatan bersenjata Prancis menegaskan bahwa "perang ini tidak akan selesai besok atau lusa."
Perang Rusia-Ukraina yang telah berlangsung hampir tiga tahun ini akan memasuki tahun ketiga pada bulan depan.
Pemerintahan Trump baru-baru ini menyatakan bahwa proses penyelesaian perang bisa memakan waktu beberapa bulan, meskipun mereka berharap untuk mencapainya lebih cepat.
Macron Serukan Kurangi Ketergantungan pada AS
Dikutip dari The Guardian, Macron meminta Eropa untuk lebih fokus pada pertahanan dan mengurangi ketergantungannya pada Amerika Serikat.
Baca juga: Reaksi Pemimpin Dunia atas Pelantikan Donald Trump: Netanyahu, Putin, Zelensky, dan Paus Fransiskus
Ia menyatakan bahwa perubahan kebijakan luar negeri AS, terutama terkait perang di Ukraina, harus menjadi kesempatan bagi Eropa untuk "bangun."
"Apa yang akan kita lakukan di Eropa jika sekutu Amerika kita menarik kapal perangnya dari Mediterania atau mengalihkan jet tempur mereka dari Atlantik ke Pasifik?," ucapnya.
Menurutnya, Eropa harus siap menjawab tantangan ini sendiri.
Macron menekankan pentingnya memberikan dukungan jangka panjang kepada Ukraina.
Ia juga mengatakan bahwa Ukraina harus mendapatkan "jaminan" agar tidak ada perang lagi di wilayahnya setelah permusuhan berhenti.
Selain itu, Eropa harus "memainkan peran penuhnya" dalam proses ini.
Zelensky Ucapkan Selamat pada Trump
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky mengucapkan selamat kepada Donald Trump atas pelantikannya sebagai Presiden Amerika Serikat ke-47.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/trump-macron-zelensky.jpg)