Minggu, 31 Mei 2026

Donald Trump Pimpin Amerika Serikat

25 Jam Berpidato di Senat, Cory Booker Luncurkan Perlawanan Terhadap Kebijakan Trump

Protes Trump, Cory Booker mencetak sejarah pada Senin (31/3/2025) dan Selasa (1/4/2025) dengan berpidato selama lebih dari 25 jam tanpa henti di Senat

Tayang:
Tangkap layar YouTube USA Today 1 April 2025
PIDATO 25 JAM - Senator AS Cory Booker saat menyampaikan pidato di Senat AS, Senin (31/3/2025) hingga Selasa (1/4/2025) malam waktu setempat. Booker memecahkan rekor dengan menyampaikan pidato terpanjang yakni selama 25 jam 5 menit. 

TRIBUNNEWS.COM - Senator Amerika Serikat dari Partai Demokrat, Cory Booker, mencetak sejarah pada Senin (31/3/2025) dan Selasa (1/4/2025) dengan berpidato selama lebih dari 25 jam tanpa henti di Senat.

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap kebijakan Presiden Donald Trump yang dinilai kontroversial dan inkonstitusional.

Dengan aksi maraton ini, Cory Booker tidak hanya memecahkan rekor pidato terpanjang di Senat, tetapi juga menegaskan posisinya sebagai salah satu pemimpin utama dalam perlawanan Demokrat terhadap kebijakan Presiden Trump.

Meskipun gagal dalam pencalonannya sebagai presiden pada 2020, aksi ini memberikan sinyal bahwa Booker tetap menjadi suara penting dalam perjuangan untuk demokrasi dan keadilan di Amerika Serikat.

Pidato Maraton: Menentang Kebijakan Trump

Cory Booker memulai pidatonya pada pukul 19.00 waktu setempat dan terus berbicara hingga lebih dari 25 jam, AP melaporkan.

Dalam pidatonya, ia mengkritik pemotongan anggaran yang dilakukan pemerintahan Trump, terutama terhadap program-program sosial yang sangat dibutuhkan rakyat.

Ia menyebut kebijakan tersebut sebagai tindakan yang merusak fondasi demokrasi dan kesejahteraan sosial.

"Jangan biarkan mereka mengatakan ini adalah persoalan partisan.Ini bukan soal kiri atau kanan. Ini benar atau salah. Amerika, ini adalah momen moral," ujar Booker dalam pidatonya yang dilaporkan oleh France24.

Booker juga menyoroti kebijakan yang melibatkan penasihat Trump, Elon Musk, yang memimpin Departemen Efisiensi Pemerintahan dan diduga terlibat dalam pemotongan anggaran besar-besaran yang tanpa persetujuan Kongres.

Memecahkan Rekor Sejarah

Baca juga: Donald Trump Rilis Daftar 58 Negara yang Dianggap Penghambat Perdagangan AS, Indonesia Masuk

Pidato Booker melampaui rekor sebelumnya yang dipegang oleh Senator Strom Thurmond dari Carolina Selatan, yang berbicara selama 24 jam 18 menit pada tahun 1957 untuk menggagalkan kemajuan Undang-Undang Hak Sipil.

Dengan penuh semangat, Booker menegaskan bahwa kebijakan Trump yang hanya berlangsung dalam 71 hari telah menyebabkan banyak kerusakan pada keselamatan, stabilitas keuangan, dan fondasi demokrasi Amerika.

Meskipun pidato panjangnya tidak menghalangi Partai Republik untuk melanjutkan agenda legislatif mereka, aksi ini menjadi simbol penting perlawanan Demokrat terhadap pemerintahan Trump.

Dukungan Rekan-rekan dan Publik

Pidato Booker mendapat dukungan luar biasa dari rekan-rekan sesama Demokrat.

Para senator lainnya mengajukan pertanyaan untuk memberinya waktu istirahat, dan Pemimpin Senat Demokrat Chuck Schumer memuji tekadnya.

"Kekuatan, keteguhan, dan kejelasan Anda sungguh luar biasa, dan seluruh Amerika memperhatikan," ungkapnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved