Konflik Thailand Vs Kamboja
Akar Konflik Thailand-Kamboja, Wilayah Candi di Perbatasan Jadi Titik Panas
Wilayah perbatasan Thailand-Kamboja di sekitar candi kuno peninggalan Kekaisaran Khmer menjadi titik panas konflik tanah yang disengketakan.
Salah satu alasan utamanya adalah bahwa Siam (Thailand) selama bertahun-tahun tidak memprotes peta 1907, sehingga dianggap mengakui secara diam-diam (tacit acceptance).
Meski telah diputuskan oleh ICJ, wilayah sekitar candi (tanah di sekelilingnya) tidak dibahas secara rinci dalam putusan, dan inilah yang memicu konflik berikutnya.
Konflik kembali memanas pada 2008, setelah UNESCO menetapkan Candi Preah Vihear sebagai Situs Warisan Dunia, atas permintaan Kamboja.
Thailand merasa keberatan karena takut wilayah di sekitar candi ikut diklaim oleh Kamboja.
Terjadi bentrokan bersenjata kecil saat itu dan tentara dari kedua negara saling menembak di wilayah perbatasan.
Bentrokan besar terjadi selama beberapa hari di bulan Februari dan April 2011, menyebabkan ratusan warga sipil mengungsi.
Beberapa tentara dari kedua negara dilaporkan tewas dan luka-luka dalam bentrokan itu, serta serangan tersebut merusak candi bersejarah.
Organisasi negara-negara Asia Tenggara, ASEAN, membantu menengahi agar kedua negara tenang.
Beberapa tahun kemudian pada 2011, Kamboja kembali mengajukan kasus ke ICJ, minta interpretasi ulang putusan tahun 1962.
Tahun 2013, ICJ menyatakan wilayah di sekitar kuil juga termasuk milik Kamboja, dan Thailand harus mundur dari zona itu.
Sejak putusan ICJ tersebut, konflik mulai mereda, namun perbatasan tetap dijaga ketat oleh kedua negara.
Hubungan Thailand–Kamboja secara umum membaik, meskipun isu perbatasan tetap sensitif.
4 Candi Utama di Perbatasan yang Disengketakan
Selama beberapa dekade, bentrokan terjadi di perbatasan kedua negara, termasuk konflik di sekitar candi.
Karena kedekatan sejarah dan budayanya, kedua negara merasa memiliki tanggung jawab nasional terhadap candi tersebut sebagai bagian dari negara.
Di bawah ini sejumlah candi di wilayah yang disengketakan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Candi-Preah-Vihear-di-Kamboja-676767667.jpg)