Top Rank
Daftar 10 Negara Penghasil Bijih Besi Terbesar di Dunia, Australia Masih Nomor Satu
Bijih besi merupakan salah satu komoditas tambang penting dalam industri baja. Berikut 10 negara penghasil bijih besi.
TRIBUNNEWS.COM - Bijih besi merupakan salah satu komoditas tambang penting dalam industri baja.
Melansir dari laman University of Waterloo, istilah bijih besi digunakan untuk menyebut batuan yang memiliki kandungan besi cukup tinggi sehingga dapat dimanfaatkan secara ekonomis.
Permintaan terhadap bijih besi dipengaruhi oleh kondisi ekonomi global, kebijakan perdagangan, hingga ketegangan geopolitik.
Mengutip dari laman investingnews.com, harga bijih besi sempat melonjak pada 2021 hingga lebih dari US$220 per metrik ton, namun turun kembali pada 2024 menjadi sekitar US$95 per ton akibat melemahnya prospek ekonomi global.
Memasuki 2025, harga sempat naik ke atas US$100, tetapi kembali tertekan karena surplus pasokan.
Lantas, negara mana saja yang menjadi penghasil bijih besi terbesar di dunia?
Mengutip dari laman investingnews.com yang bersumber dari US Geological Survey (USGS), berikut daftar 10 negara produsen bijih besi terbesar dunia pada 2024:
1. Australia
Produksi: 930 juta metrik ton
Kandungan Besi: Rata-rata 62 persen Fe / 580 juta metrik ton
Australia menjadi produsen bijih besi terbesar dunia. Sebagian besar tambangnya berada di wilayah Pilbara, Australia Barat.
Perusahaan besar seperti BHP Group, Rio Tinto, dan Fortescue Metals Group mendominasi produksi di negara ini.
Bijih besi Australia memiliki kualitas tinggi dengan kandungan besi yang stabil, sehingga sangat diminati pasar global, khususnya Tiongkok.
2. Brazil
Produksi: 440 juta metrik ton
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/10-negara-penghasil-bijih-besi-terbesar-di-dunia-Apa-saja.jpg)