Iran Blokade Selat Hormuz, Trump Desak Sekutu Amankan Jalur
Presiden AS Donald Trump memperingatkan NATO tentang masa depan yang “sangat buruk” jika sekutu tidak berhasil membuka kembali jalur…
Dalam pernyataan pada Minggu (15/03) malam, Menteri Luar Negeri Inggris Yvette Cooper mengatakan dirinya “sangat prihatin” terhadap situasi yang semakin memanas di Lebanon.
“Saya mengecam keras serangan berkelanjutan Hizbullah terhadap Israel. Serangan itu harus segera dihentikan,” kata Cooper, seraya menuduh kelompok yang didukung Iran tersebut “menarik rakyat Lebanon ke dalam konflik yang tidak mereka inginkan dan yang tidak sejalan dengan kepentingan mereka.”
Cooper juga memperingatkan potensi eskalasi regional yang lebih luas di tengah meluasnya serangan Israel dan perintah evakuasi.
“Pengusiran paksa ratusan ribu warga Lebanon sebagai akibat langsung dari operasi Israel sepenuhnya tidak dapat diterima dan dapat menimbulkan konsekuensi kemanusiaan yang sangat buruk,” ujarnya.
Cooper menyambut komitmen pemerintah Lebanon, termasuk janji untuk mengekang aktivitas militer Hizbullah. Ia juga menyambut usulan pembicaraan langsung antara Lebanon dan Israel.
“Inggris siap mendukung upaya-upaya ini bersama para mitra kami,” katanya, seraya menyebut kemungkinan pembicaraan tersebut sebagai “jalan terbaik menuju perdamaian dan keamanan yang berkelanjutan bagi rakyat Lebanon dan rakyat Israel.”
Artikel ini pertama kali terbit dalam bahasa Inggris
Diadaptasi oleh Adelia Dinda Sani
Editor: Hani Anggraini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BDeutsche-Welle76370674_403.jpg.jpg)