Senin, 1 Juni 2026

AS siap cetak uang kertas US$250 yang menampilkan wajah Trump

Pemerintah Amerika Serikat sedang bersiap mencetak uang kertas pecahan US$250 yang menampilkan potret Presiden Donald Trump, jika…

Tayang:
BBC Indonesia
AS siap cetak uang kertas US$250 yang menampilkan wajah Trump 

Uang kertas pecahan US$100, yang menampilkan Benjamin Franklin, salah satu bapak pendiri AS, merupakan uang kertas pecahan terbesar yang dicetak saat ini.

AS sebelumnya telah menerbitkan uang kertas dengan nilai lebih besar termasuk US$500, US$1000, dan US$10.000, tetapi praktik itu dihentikan pada tahun 1969.

Uang pecahan besar tersebut tetap merupakan alat pembayaran yang sah tetapi tidak beredar, karena sebagian besar disimpan kolektor mata uang.

Uang kertas baru biasanya memerlukan waktu bertahun-tahun untuk dikembangkan dan melibatkan berbagai lembaga termasuk Federal Reserve Board dan US Secret Service.

Desainnya juga dirahasiakan.

"Desain uang kertas biasanya dipublikasikan enam hingga delapan bulan sebelumnya untuk tujuan edukasi publik global dan edukasi penangan uang tunai," menurut BEP.

"Menerbitkan desain lebih awal akan membantu pemalsu dan menyebabkan kebingungan di pasar, sehingga menurunkan kepercayaan terhadap mata uang AS."

Tidak jelas apakah uang kertas pecahan US$250 dapat dicetak tepat waktu untuk peringatan 250 tahun pada 4 Juli.

Bagaimana reaksi politisi AS?

Senator AS, Mark Warner, yang merupakan anggota Komite Perbankan Senat, mengkritik rencana merilis US$250.

"Ketika warga Amerika susah payah menghadapi kenaikan harga bensin, bahan makanan, perumahan, dan perawatan kesehatan, prioritas Presiden Trump untuk penggunaan dana pembayar pajak benar-benar tidak menyentuh tantangan yang dihadapi keluarga setiap hari," kata Warner, seorang Demokrat dari Negara Bagian Virginia, dalam sebuah pernyataan.

"Jika Gedung Putih ini mengerahkan setidaknya setengah dari energi yang sama untuk menurunkan biaya seperti yang dilakukannya untuk memicu ego presiden, keluarga Amerika tidak akan membutuhkan uang kertas US$250 baru itu hanya untuk mengisi tangki bensin mereka."

Sejak menjabat tahun lalu, Presiden Trump berupaya menempatkan wajah, nama, dan kemiripannya pada bangunan publik dan simbol AS.

Kennedy Center diubah namanya untuk menyertakan nama Trump, dan potretnya akan ditampilkan pada paspor AS.

Sumber: BBC Indonesia
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved