Selasa, 9 Juni 2026
Deutsche Welle

Di Balik Perang Iran, Gelombang Eksekusi Diam-Diam Meluas

Iran termasuk negara dengan tingkat hukuman mati tertinggi di dunia. Kini, kelompok HAM menilai konflik yang sedang berlangsung dimanfaatkan…

Tayang:
Deutsche Welle
Di Balik Perang Iran, Gelombang Eksekusi Diam-Diam Meluas 

Beberapa tokoh senior, termasuk kepala peradilan Iran, Gholamhossein Mohseni-Ejei, sebelumnya telah menyerukan agar kasus-kasus yang melibatkan dugaan hubungan dengan Israel dipercepat.

Remaja di hukuman mati

Di antara mereka yang dieksekusi atau dijatuhi hukuman mati dalam kasus politik dan keamanan baru-baru ini, terdapat setidaknya lima orang berusia antara 18 hingga 21 tahun. Pada akhir April, nama Matin Mohammadi, remaja 17 tahun yang ditangkap atas tuduhan membakar sebuah masjid di Pakdasht, tenggara Teheran, pada Januari, muncul dalam daftar mereka yang menunggu eksekusi.

“Dengan pembatasan pelaporan dan berkurangnya pengawasan terhadap penjara, kekhawatiran tentang kondisi para tahanan, khususnya remaja, sangat serius,” kata Mahmood Amiry-Moghaddam, pendiri organisasi Iran Human Rights. “Otoritas Iran ingin, melalui eksekusi dan represi, mengintimidasi generasi yang turun ke jalan dalam beberapa tahun terakhir sedemikian rupa sehingga mereka tidak akan pernah kembali untuk melakukan protes.”

Bisakah eksekusi dihentikan

Menurut Bahreini dari Amnesty, ada tiga jalur hukum untuk meminta pertanggungjawaban pejabat Iran: “Merujuk situasi di Iran ke Mahkamah Pidana Internasional oleh Dewan Keamanan PBB, penuntutan pelaku berdasarkan prinsip yurisdiksi universal, dan pembentukan mekanisme keadilan internasional khusus untuk Iran.”

Bahreini mengatakan bahwa pemerintah-pemerintah internasional sekarang harus melakukan yang terbaik untuk meningkatkan biaya atas pelanggaran HAM semacam itu dan berpendapat bahwa diamnya banyak negara telah berkontribusi terhadap impunitas yang terus berlanjut.

Amiry-Moghaddam mengatakan bahwa “menempatkan eksekusi dan pelanggaran HAM di pusat setiap negosiasi dan keterlibatan dengan Republik Islam adalah salah satu dari sedikit cara untuk menahan mesin eksekusi Iran.”

Ia percaya perang saat ini telah memberikan Iran sebuah “peluang politik,” yang memfasilitasi peningkatan tajam eksekusi karena menurunkan biaya politik represi. Jika komunitas internasional tetap pasif, Iran mungkin akan menyaksikan eksekusi hampir setiap hari dalam beberapa bulan mendatang, simpulnya.

Artikel ini pertama kali terbit dalam bahasa Inggris
Diadaptasi oleh Rahka Susanto
Editor: Yuniman Farid

Sumber: Deutsche Welle
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved