Kesepakatan Damai AS-Iran Masih Sarat Ketidakpastian
Kesepakatan damai antara AS dan Iran dijadwalkan akan ditandatangani pada Jumat (19/06) pekan ini. Meski harapan akan perdamaian masih…
Ia menambahkan bahwa sejumlah tuntutan Iran yang lebih ambisius, termasuk kompensasi finansial, penarikan penuh militer AS dari kawasan, atau penerapan pungutan bagi kapal yang melewati Hormuz, kini tampaknya telah dikurangi atau bahkan dihapus dari kerangka kesepakatan.
Alijani menambahkan bahwa jaminan pelaksanaan kesepakatan tetap sangat penting, sementara jalur implementasi praktisnya masih jauh dari kata jelas.
Kesepakatan damai bersejarah, atau hanya jeda pertempuran?
Keuntungan paling penting dari kesepakatan ini mungkin terletak pada perubahan positif dalam kondisi politik. Bahasa gencatan senjata, rencana upacara penandatanganan, serta dukungan publik dari Pakistan dan Trump, semuanya menunjukkan adanya langkah besar ke depan.
Namun, narasi yang saling bertentangan mengenai sanksi, program nuklir Iran, Lebanon, Selat Hormuz, dan mekanisme penegakannya menunjukkan bahwa kesepakatan ini mungkin lebih mudah diumumkan daripada diimplementasikan.
Kesepakatan ini mungkin cukup efektif untuk menghentikan pertempuran untuk sementara. Namun, apakah kesepakatan ini memenuhi tuntutan inti dari semua pihak, atau hanya menunda babak konflik berikutnya, kemungkinan itu baru akan terlihat dalam 60 hari setelah pertemuan puncak pada hari Jumat (19/06) di Swiss.
Artikel ini pertama kali terbit dalam bahasa Inggris
Diadaptasi oleh Tezar Aditya
Editor: Rizki Nugraha
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/BDeutsche-Welle77473367_403.jpg.jpg)