Sabtu, 9 Mei 2026

AS dan Tiongkok Gelar Pertemuan di Spanyol, Penjualan TikTok Ikut Jadi Bahasan utama

Hasil yang paling mungkin tercapai dari pembicaraan Madrid kali ini adalah perpanjangan tenggat waktu terkait penjualan TikTok ke AS.s

Tayang:
Penulis: Bobby W
Editor: Bobby Wiratama
Freepik
Logo TikTok, ilustrasi TikTok 

TRIBUNNEWS.COM - Pejabat Amerika Serikat dan Tiongkok kembali menggelar pembicaraan terkait tensi hubungan ekonomi antara kedua negara di Madrid pada Minggu (15/9/2025).

Adapun dalam pembicaraan terkait hubungan perdagangan yang masih belum kunjung membaik tersebut, tenggat waktu penjualan aplikasi video pendek Tiongkok TikTok ke AS menjadi salah satu pembahasan utamanya.

Dikutip dari Reuters, di pertemuan yang berlangsung di Palacio de Santa Cruz, Madrid, Spanyol ini, AS diwakili oleh Menteri Keuangan Scott Bessent dan Perwakilan Perdagangan AS Jamieson Greer.

Sementara itu, Tiongkok mengirimkan Wakil Perdana Menteri Tiongkok He Lifeng serta negosiator perdagangan utama Tiongkok Li Chenggang.

Adapun perwakilan Tiongkok hadir terlebih dahulu dimarkas Kementerian Luar Negeri Spanyol tersebut sebelum delegasi AS tiba.

Pembicaraan ini sekaligus menandai pertemuan keempat antara kedua negara dalam empat bulan terakhir.

Adapun pembicaraan antara AS dan Tiongkok sengaja menggunakan kota-kota di Eropa sebagai tempat mediasinya guna mencegah eskalasi tensi hubungan perdagangan antara kedua negara yang runtuh akibat kebijakan tarif Presiden Donald Trump beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, AS dan Tiongkok juga mengirimkan delegasi di Stockholm, Swedia pada Juli lalu.

Melalui pertemuan di Swedia kala itu, kedua belah pihak menyepakati perpanjangan gencatan senjata perdagangan selama 90 hari.

Kesepakatan tersebut mengurangi tarif balasan tiga digit di kedua pihak secara signifikan sekaligus memulihkan aliran mineral langka dari Tiongkok ke Amerika Serikat.

Trump sendiri telah menyetujui perpanjangan tarif AS terhadap barang-barang Tiongkok yang mencapai sekitar 55 persen hingga 10 November 2025.

Baca juga: Curhat Chikita Meidy Rugi Ratusan Juta Rupiah saat Live Tiktok Dinonaktifkan

Terkait pertemuan di Spanyol ini, para ahli perdagangan menyatakan kecil kemungkinannya terjadi terobosan signifikan dalam pembicaraan kali ini.

Para ahli menilai hasil yang paling mungkin tercapai dari pembicaraan Madrid kali ini adalah perpanjangan tenggat waktu terkait penjualan TikTok ke AS.

Bila hal itu terjadi, maka perpanjangan ini akan menjadi kali keempat penjualan TikTok oleh ByteDance ditunda sejak Trump menjabat pada Januari 2025 lalu.

Adapun di awal masa jabatannya kala itu, Trump sempat berkoar-koar bahwa Tiongkok akan segera melepaskan operasi aplikasi TikTok di AS dari ByteDance sebelum 17 September atau menghadapi penutupan layanan oleh pemerintah AS.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved