Konflik Rusia Vs Ukraina
Putin Ogah Punya Akun Sosmed, Jubir Kremlin Bongkar Alasannya
Presiden Rusia Vladimir Putin tidak memiliki akun sosmed, juru bicara Kremlin beri penjelasan bahwa Putin bahkan tidak punya smartphone.
TRIBUNNEWS.COM - Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengungkap Presiden Rusia Vladimir Putin tidak memiliki rencana untuk mengelola akun media sosial pribadi.
"Presiden hadir di media sosial melalui saluran resmi Kremlin, tetapi tidak berniat terlibat secara langsung karena, seperti yang telah ia katakan berkali-kali, itu bukan urusannya," jelas Dmitry Peskov kepada TASS, Selasa (30/9/2025).
Ia sebelumnya mengatakan Kremlin terus memberi tahu Putin tentang topik-topik yang sedang tren di dunia maya.
Selain itu, keluarga dan kenalannya sesekali juga berbagi informasi dengan Putin.
Pada tahun 2017, Putin mengatakan kesibukannya sebagai presiden tidak menyisakan waktu untuk menjelajahi internet.
Ia mengatakan waktu luang yang dimilikinya lebih baik dihabiskan untuk kebugaran dan kegiatan lain yang membantunya melepaskan stres.
"Saya mengatur jadwal saya sedemikian rupa sehingga mengalokasikan waktu untuk pengembangan kreativitas, seperti mendengarkan musik, berolahraga, atau mengobrol dengan teman, " ujarnya.
"Kalau tidak ada waktu untuk itu, tidak akan ada waktu untuk apa pun," lanjutnya.
Putin juga dikenal karena keengganannya terhadap ponsel – sesuatu yang dianggap para pendukungnya sebagai aset keamanan yang penting.
Dokumen yang dibocorkan pada tahun 2015 oleh whistleblower NSA, Edward Snowden, mengungkapkan Amerika Serikat (AS) menyadap telepon para pemimpin asing, termasuk sekutu dekat seperti Kanselir Jerman saat itu, Angela Merkel, menurut laporan Russia Today.
Pada tahun 2019, Dmitry Peskov mengatakan Putin tidak membutuhkan Twitter untuk menjadi lebih dekat dengan rakyat.
Baca juga: Putin Panggil 135.000 Pria untuk Dinas Militer, Wajib Militer Musim Gugur Terbesar Rusia sejak 2016
"Putin belum memiliki kebutuhan seperti itu. Dia tidak membutuhkan Twitter untuk lebih dekat dengan masyarakat," ujar Peskov dalam wawancara untuk surat kabar Rusia Argumenty i Fakty pada 16 Januari 2019, ketika ditanya apakah Putin dapat mengikuti contoh mitranya dari AS, yang aktif berkomunikasi di media sosial.
Ia juga mengatakan Putin tidak memiliki telepon pintar karena itu berarti hidupnya akan sepenuhnya transparan.
"Seorang kepala negara pada kenyataannya tidak dapat memiliki telepon pintar, karena hal ini [memiliki telepon pintar] berarti seseorang menerima transparansi sepenuhnya," kata Peskov.
Ia melanjutkan dengan mengatakan Putin lebih suka membaca koran dan majalah dan juga menggunakan internet untuk mempelajari informasi baru.
Dmitry Peskov menambahkan dirinya sendiri tidak menggunakan jejaring sosial.
Ia menekankan penggunaan jejaring sosial secara aktif dapat menimbulkan risiko bagi keselamatan seseorang.
Juru bicara tersebut menyinggung AS yang menuduh Rusia ikut campur dalam pemilu di AS.
"Berapa banyak akun Rusia yang dirusak ketika Amerika Serikat tiba-tiba memutuskan bahwa akun-akun itu dibuat untuk ikut campur dalam pemilihan presiden AS? Saya yakin banyak sekali (pengguna) akun yang bahkan tidak tahu apa-apa tentang pemilihan ini. Namun, mereka diblokir begitu saja," kata Peskov.
Ia membandingkan penggunaan jejaring sosial dengan penggunaan operator transfer perbankan internasional SWIFT.
"Ketika Amerika Serikat tidak menyukai perilaku Iran, mereka langsung menangguhkan bank-bank Iran dari sistem ini. Dan adakah jaminan bahwa Rusia atau Eropa tidak akan ditangguhkan besok?" tanya Peskov.
"Baik jaringan sosial maupun sistem ekonomi dipolitisasi dalam situasi saat ini. Cepat atau lambat, seseorang atau negara harus memilih: apakah Anda mulai mengikuti perintah kami, atau kami akan melarang Anda. Sebenarnya, ini semua tentang kedaulatan pribadi atau negara," tegasnya.
Ia menambahkan ia menjelajahi internet dan membaca umpan berita lembaga informasi negara dan juga materi yang disiapkan oleh layanan pers Kremlin di waktu luangnya.
Putin Tidak Punya Smartphone dan Tak Pakai Internet
Pada tahun 2018, Putin mengatakan ia masih belum memiliki smartphone, meski setahun sebelumnya mengatakan ia tertarik untuk menggunakan media sosial.
"Anda bilang semua orang punya ponsel pintar. Tapi saya tidak punya," kata Putin, disambut tawa hadirin dalam pertemuan pada 2 Februari 2018.
Ia menanggapi komentar Mikhail Kovalchuk, kepala lembaga penelitian nuklir Kurchatov, yang mengatakan semua orang punya ponsel pintar di saku mereka.
Presiden Rusia tersebut mengaku ia tidak memiliki ponsel pribadi sama sekali pada tahun 2005.
Saat bertemu dengan anak-anak sekolah pada tahun 2017, Putin mengatakan ia hampir tidak menggunakan internet, setelah ditanya apakah ia melihat Instagram atau media sosial lainnya di waktu luangnya.
"Saya pribadi praktis tidak menggunakan ini," kata Putin tentang internet, seraya menambahkan bahwa anggota stafnya memang bisa online.
"Hari kerja keras saya berakhir sangat larut, saya tidak sempat membuka Instagram," katanya.
Dalam beberapa tahun sebelumnya, Putin menganggap internet adalah proyek khusus CIA dan setengah "pornografi", lapor France24.
Pada Desember tahun 2022, media AS, The Wall Street Journal, mengutip sumber pejabat AS dan Rusia yang mengatakan Putin tidak menggunakan internet karena takut dimata-matai.
Laporan tersebut menyebutkan Putin bergantung pada dokumen fisik yang disediakan oleh penasihat, termasuk materi yang sensitif terhadap waktu.
Laporan itu mengatakan, pembaruan mengenai perang tak beralasan di Ukraina, misalnya, bisa memakan waktu berhari-hari untuk sampai ke Putin dan mungkin sudah kedaluwarsa saat sampai.
Menurut laporan tersebut, informasi di medan perang dimulai dari komandan di garis depan yang mengirimkan ke Dinas Keamanan Federal (FSB), lalu kepada Dewan Keamanan Rusia.
(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/PUTlN-23i42384u.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.