Rabu, 15 April 2026

Konflik Palestina Vs Israel

Hamas Tuntut Jaminan dari Trump, Ingin Israel Benar-benar Akhiri Perang Gaza

Hamas meminta jaminan kepada Presiden AS Donald Trump agar Israel benar-benar menarik pasukan dan mengakhiri perang di Gaza.

khaberni/tangkap layar
HAMAS TUNTUT JAMINAN - Personel Brigade Al Qassam, sayap militer gerakan Hamas, dikerahkan ke alun-alun Kota Gaza yang dikenal dengan nama Palestine Square, di Gaza Tengah, dalam proses pembebasan empat sandera perempuan Israel berstatus tentara, Sabtu (25/1/2025). Hamas menuntut jaminan dari Presiden AS, Donald Trump untuk memastikan bahwa Israel benar-benar menarik semua pasukan dan mengakhiri perang di Gaza. 

Di lapangan, pemboman Israel terus berlanjut meski sudah dilarang oleh Trump.

Menurut kantor berita resmi Palestina, Wafa, setidaknya 10 warga Palestina tewas dalam serangan Israel di seluruh Gaza pada Selasa, menambah jumlah korban jiwa keseluruhan yang telah melampaui 66.600 orang sepanjang konflik.

Wartawan Al Jazeera melaporkan dari az-Zuwayda, Gaza tengah, bahwa serangan Israel terus menghancurkan seluruh permukiman, bahkan saat masyarakat masih menanti kesepakatan damai.

Trump Melihat Peluang Nyata

Di sisi lain, Trump mengatakan bahwa ada peluang nyata tercapainya kesepakatan damai Gaza.

"Kami sangat dekat untuk mencapai kesepakatan di Timur Tengah yang akan membawa perdamaian ke Timur Tengah," kata Trump kepada para wartawan, dikutip dari Arab News.

Trump mengatakan bahwa negosiator AS terlibat dalam perundingan yang sekarang berlangsung di Mesir.

Gedung Putih mengatakan pada hari Senin bahwa utusan khusus Trump, Steve Witkoff, dan menantunya, Jared Kushner, akan berperan.

"Ada peluang nyata bahwa kita bisa melakukan sesuatu," kata Trump.

"Saya pikir ada kemungkinan kita bisa mencapai perdamaian di Timur Tengah. Ini sesuatu yang bahkan melampaui situasi Gaza. Kami ingin pembebasan para sandera segera," lanjutnya.

Baca juga: Perundingan Hamas-Israel soal Perang Gaza Dilanjut, Putaran Pertama Berakhir dalam Suasana Positif

Trump bahkan mengklaim rencana perdamaian Gaza yang ia buat, telah mendapatkan dukungan oleh negara-negara di dunia.

"Tim kami ada di sana sekarang, tim lain baru saja pergi, dan negara-negara lain, secara harfiah setiap negara di dunia, telah mendukung rencana tersebut," ucapnya.

Trump menambahkan bahwa AS akan melakukan "segala cara yang mungkin untuk memastikan semua pihak mematuhi kesepakatan" jika Hamas dan Israel sepakat untuk melakukan gencatan senjata guna mengakhiri perang.

(Tribunnews.com/Whiesa)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved