Jumat, 5 Juni 2026

Profil Sanae Takaichi Perdana Menteri Baru Jepang: Si ‘Iron Lady’ dengan Jiwa Rock

Sanae Takaichi, “Iron Lady” Jepang pecinta heavy metal, mencetak sejarah sebagai PM perempuan pertama dengan gaya kepemimpinan tegas dan berani.

Tayang:
Richard Susilo
PM JEPANG BARU - Sanae Takaichi menunggu keputusan pemunngutan suara di sidang khusus parlemen siang ini sekitar jam 13.40 waktu Jepang. Sanae Takaichi, “Iron Lady” Jepang pecinta heavy metal, mencetak sejarah sebagai PM perempuan pertama dengan gaya kepemimpinan tegas dan berani. 

Abe melihat potensi besar dalam diri Takaichi dan menunjuknya untuk beberapa posisi penting di kabinet.

Sejak itu, ia dikenal sebagai salah satu tokoh konservatif paling berpengaruh di Partai Demokrat Liberal (LDP).

Dalam pandangan politiknya, Takaichi dikenal tegas terhadap China, mendukung penguatan militer Jepang, serta menekankan pentingnya kemandirian nasional.

Ia juga sering menyoroti peran perempuan dalam dunia politik, meskipun tetap memegang nilai-nilai tradisional Jepang.

Banyak analis menyebut Takaichi sebagai simbol kebangkitan nasionalisme Jepang yang dibalut gaya modern.

Kehidupan pribadinya pun menarik perhatian publik. Ia menikah dengan politisi LDP, Taku Yamamoto, pada 2004.

Keduanya sempat bercerai pada 2017 karena perbedaan pandangan politik, namun kembali menikah empat tahun kemudian.

Menariknya, sang suami mengambil nama belakang Takaichi, sesuatu yang jarang terjadi di budaya Jepang yang patriarkal.

Kini, setelah memenangkan pemilihan di parlemen dan menggantikan Shigeru Ishiba, Takaichi menghadapi tanggung jawab besar.

Ia harus menavigasi hubungan Jepang dengan Amerika Serikat dan China, mengatasi tantangan ekonomi, serta membuktikan bahwa seorang perempuan mampu memimpin negara sekuat Jepang.

Pecinta Heavy Metal

Namun dibalik ketegasan dan karisma politiknya, Takaichi menyimpan kisah hidup yang unik dimana dirinya ternyata penggemar berat musik heavy metal dan hobi bermain drum.

Dalam sejumlah wawancara dan tulisan pribadinya, Takaichi mengaku mengidolakan band legendaris seperti Iron Maiden dan Deep Purple.

Musik keras dengan dentuman drum dan riff gitar cepat justru menjadi pelepas stres bagi perempuan yang kini dijuluki “Iron Lady” Jepang itu.

Hobinya ini memperlihatkan sisi manusiawi dan nyentrik dari seorang pemimpin yang dikenal berdisiplin dan konservatif.

Perjalanan hidup Sanae Takaichi menjadi simbol perubahan zaman.

Sesuai Minatmu
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved