Rabu, 8 April 2026

Trump Klaim Jadi Presiden Terbaik ke-3 Setelah Lincoln dan Washington

Presiden AS Donald Trump mengklaim dirinya menjadi presiden terbaik ke-3 setelah Abraham Lincoln dan George Washington.

Facebook The White House
PRESIDEN AS TRUMP - Foto diambil dari Facebook The White House, Selasa (21/10/2025) memperlihatkan Presiden AS Donald Trump dalam unggahan pada Kamis (16/10/2025). Pada 21 Oktober 2025, Trump mengklaim dirinya menjadi presiden terbaik ke-3 setelah Abraham Lincoln dan George Washington. 

Ringkasan Berita:
  • Presiden AS Donald Trump sebut dirinya sebagai presiden AS terbaik ke-3 dalam sejarah.
  • Trump berulang kali membandingkan dirinya dengan Abraham Lincoln.
  • Survei para sejarawan tahun lalu menempatkan Trump di posisi terakhir sebagai presiden AS terbaik.

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengklaim dirinya berada di peringkat ketiga sebagai presiden terbaik AS sepanjang sejarah.

Trump tidak dapat menahan diri untuk membandingkan dirinya dengan George Washington dan Abraham Lincoln dalam pidatonya saat makan siang dengan Senator Republik di Rose Garden, Gedung Putih, pada Selasa (21/10/2025).

"George Washington yang hebat, sampai—yah, saya rasa kita harus menempatkannya di atas saya," kata Trump.

"Jadi, kurang dari hebat. Kurang dari George," sambungnya, namun dia kemudian berubah pikiran.

"Seseorang datang ke sana, mereka berkata, 'Anda presiden terbaik ketiga di Amerika Serikat' — ini ditayangkan di televisi — 'terbaik ketiga,'" kata Trump. 

"Dan mereka bertanya, siapa dua yang pertama? 'George Washington dan Abraham Lincoln'," ujarnya.

Trump mengatakan sulit untuk mengalahkan George Washington dan Abraham Lincoln, namun ia yakin dapat melampaui mereka.

"Dan saya sangat marah pada orang ini. Akan sulit dikalahkan... akan sangat sulit mengalahkan Washington dan Lincoln, tapi kita akan mencobanya, kan?" kata Trump.

Sebelumnya pada hari yang sama, Trump menerima Penghargaan Arsitek Perdamaian dari Yayasan Richard Nixon dalam sebuah upacara tertutup di Ruang Oval. 

Penghargaan yang didirikan pada tahun 1995 ini diberikan kepada orang yang mewujudkan tujuan untuk perdamaian di dunia.

Tahun lalu, mantan presiden AS George W. Bush, yang memimpin invasi AS di Afghanistan dan Irak, memenangkan penghargaan itu.

Baca juga: Kelakar Donald Trump Gagal dapat Nobel Perdamaian 2025

Trump kemudian sesumbar bahwa ia mengakhiri delapan perang selama masa jabatannya, membandingkannya dengan George Washington dan Abraham Lincoln.

"Hei, mereka tidak melancarkan delapan perang, sembilan akan datang," katanya, lapor Daily Beast

"Kita melancarkan delapan perang, dan yang kesembilan akan datang, percaya atau tidak," lanjutnya, merujuk pada perang Rusia dan Ukraina.

Ketua DPR AS Mike Johnson sebelumnya mengatakan ia dan Ketua Knesset (parlemen Israel), Amir Ohana, akan mengajak para pemimpin dunia untuk bersama-sama mencalonkan Trump untuk penghargaan bergengsi tahun depan. 

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved