Senin, 1 Juni 2026

Konflik Thailand Vs Kamboja

Kamboja Tembakkan Sejumlah Rudal ke Desa di Thailand

Beberapa roket yang diduga diluncurkan dari peluncur roket multipel BM-21 tersebut tercatat mendarat di wilayah Desa Ban Wa

Tayang:
Penulis: Bobby W
Editor: Endra Kurniawan
Tangkap layar YouTube CRUX
KONFLIK THAILAND-KAMBOJA. Tangkap layar YouTube CRUX, Selasa (11/11/2025). Thailand resmi menangguhkan pelaksanaan perjanjian damai dengan Kamboja setelah ledakan ranjau darat di dekat perbatasan melukai beberapa tentaranya. 

Ringkasan Berita:
  • Lima roket BM-21 Kamboja menghantam Desa Ban Wa di perbatasan Thailand
  • Tak ada satu pun korban jiwa dari serangan yang dilakukan oleh Kamboja ini
  • Satu warga dilarikan ke rumah sakit karena syok akibat serangan ini
  • Serangan terjadi di tengah meningkatnya konflik perbatasan, setelah baku tembak sebelumnya melibatkan provinsi Ubon Ratchathani, Si Sa Ket, Surin, dan Buri Ram

 

TRIBUNNEWS.COM - Setelah menerima sejumlah serangan dari Thailand pada awal pekan, Kamboja kini juga secara terang-terangan mulai melakukan manuver.

Hal ini terlihat dari konfirmasi dari pihak Thailand bahwa lima roket artileri BM-21 Kamboja menghantam sebuah desa di perbatasan mereka pada Selasa (9/12/2025) dini hari.

Adapun roket menghantam desa di perbatasan Thailand sekitar pukul 04.50 waktu setempat.

Beberapa roket yang diduga diluncurkan dari peluncur roket multipel BM-21 tersebut tercatat mendarat di wilayah Desa Ban Wa, Tambon Khaodin Nuea, Kecamatan Ban Kruat.

Beruntung bagi warga Thailand, roket tersebut tak menimbulkan satu pun korban jiwa.

Dikutip dari Bangkok Post, lima roket tersebut pada akhirnya hanya menghantam ladang dan lahan basah di wilayah desa.

Menurut informasi setempat, serpihan ledakan merobohkan lebih dari 10 pohon serta merusak atap satu rumah.

Lebih dari 30 warga dan relawan keamanan lokal di Desa Ban Wa sendiri tidak sempat bersiaga atas serangan tersebut.

Akibatnya, kepanikan sempat membuat warga berhamburan mencari perlindungan di bunker dan tempat penampungan

Warga yang banyak di antaranya berasal dari kelompok pertahanan sukarela desa (Chor Ror Bor) ini pun tetap berlindung di bunker ketika roket Kamboja terus berjatuhan.

Serangan Kamboja ini sendiri sempat membuat salah satu di antara warga yang berlindung jatuh pingsan akibat syok.

Korban yang merupakan seorang perempuan berusia 55 tahun dengan nama panggilan Preuy ini dilaporkan jatuh syok karena dirinya merupakan penderita penyakit jantung. 

Baca juga: Jet Tempur F-16 Thailand Ledakkan Kasino Milik Kamboja, Dituding Sudah Alih Fungsi Jadi Pusat Drone

Preuy kemudian segera dilarikan ke Rumah Sakit Phrakhan Chai terdekat dalam kondisi stabil.

Warga setempat menyatakan ini merupakan kali pertama artileri berat dari Kamboja langsung mengenai permukiman Desa Ban Wa.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved