Yasuto Ide Hadirkan Gunung Fuji dan Penari Bali dalam Pameran Nihonga di Fukuyama
Salah satu karya yang menarik perhatian adalah “Aka Fuji” (赤不二), yang menggambarkan kemegahan Gunung Fuji bermandikan cahaya matahari
Ringkasan Berita:
- Pelukis nihonga Jepang Yasuto Ide menggelar pameran tunggal “Kami-gami no Arika” di Tenmaya Department Store Fukuyama, Hiroshima, mulai 17 Desember 2025
- Sekitar 30 karya dipamerkan, menampilkan Gunung Fuji, Air Terjun Nachi, serta penari Bali yang menjadi simbol spiritual dan lanskap batin sang seniman
- Pameran ini menyoroti tema ketuhanan, perubahan hidup, dan siklus kehidupan hingga 22 Desember 2025.
Laporan Koresponden Tribunnews.com Ricard Susilo
TRIBUNNEWS.COM, FUKUYAMA – Pelukis seni lukis Jepang (nihonga) sekaligus anggota Nihon Bijutsuin (日本美術院同人) atau anggota Akademi Seni Jepang, dari Kota Setouchi, Yasuto Ide (63), menggelar pameran tunggal bertajuk “Kami-gami no Arika” atau Tempat Bersemayamnya Para Dewa mulai 17 Desember 2025 di Galeri Seni Lantai 4 Tenmaya Department Store Fukuyama, Kota Motomachi Fukuyama, Prefektur Hiroshima.
"Pameran ini menjadi pameran tunggal pertama Yasuto Ide di Prefektur Hiroshima dan sekitar 30 karya lukisan nihonga dipamerkan, dengan beragam sudut pandang artistik yang mengangkat tema Gunung Fuji serta penari tradisional Bali, Indonesia, sebagai motif utama," ungkap seorang panitia pameran kepada Tribunnews.com Rabu (17/12/2025).
Salah satu karya yang menarik perhatian adalah “Aka Fuji” (赤不二), yang menggambarkan kemegahan Gunung Fuji bermandikan cahaya matahari.
Gunung ikonik Jepang tersebut divisualisasikan melalui gradasi warna merah, oranye, ungu, hingga biru. Sementara itu, dalam karya lain berjudul “Fuji” (不二), Gunung Fuji digambarkan terselimuti awan, menghadirkan nuansa magis dan fantastis.
Selain Gunung Fuji, lukisan penari Bali juga menjadi sorotan utama pameran ini. Ide mengungkapkan bahwa dirinya telah mengunjungi Bali sejak sekitar 30 tahun lalu.
Baca juga: Lukisan Bunda Maria Berkebaya dari Megawati untuk Paus Fransiskus Karya Pelukis Yogya, Ini Maknanya
Ia merasakan kehidupan masyarakat Bali yang menjunjung tinggi penghormatan kepada para dewa serta hidup saling menopang sebagai sesuatu yang menyerupai “lanskap batin” atau genfūkei dalam dirinya.
Menariknya, sosok penari Bali yang ia lukis merupakan perempuan yang sama, yang telah ia gambar secara berkelanjutan sejak masih duduk di bangku sekolah dasar.
Seiring waktu, ekspresi sang penari mengalami perubahan: mulai dari rasa malu khas remaja di masa SMA, hingga keteguhan dan kekuatan saat menjadi seorang ibu.
Baca juga: Viral Suami di Jepang Punya 520 Selingkuhan, sang Istri Justru Menjadikannya Inspirasi Membuat Komik
Pameran ini juga menampilkan karya “Nachi Taki-zu” (那智瀧図), yang menggambarkan Air Terjun Nachi di Prefektur Wakayama, dilukis dengan latar belakang emas dan satu garis air terjun putih yang memancar terang, menegaskan tema besar tentang kehadiran spiritual dan ketuhanan.
Sebagian besar karya dalam pameran ini menggunakan motif bunga sebagai pola dasar, yang menurut Ide melambangkan siklus kehidupan.
“Bunga itu indah namun fana, tetapi selalu tumbuh kembali. Begitu pula Gunung Fuji dan sosok perempuan—mereka terus berubah. Perubahan demi perubahan itulah yang membentuk masa kini. Saya ingin menyampaikan betapa berharganya setiap momen melalui karya-karya ini,” ujar Ide.
Pameran “Kami-gami no Arika” berlangsung hingga 22 Desember 2025. Galeri dibuka setiap hari pukul 10.00–19.00 waktu setempat, dengan jadwal khusus hari terakhir hingga pukul 16.00. Pada 21 Desember, sang seniman dijadwalkan hadir langsung di lokasi pameran.
Untuk informasi lebih lanjut, pengunjung dapat menghubungi Galeri Seni Tenmaya Fukuyama di nomor 084-927-2521.
Yasuto pernah meraih berbagai penghargaan termasuk Minister of Education Award dan penghargaan dari museum seni.
Lukisan nya juga pernah mendapat penghargaan tertinggi dari Perdana Menteri Jepang 1 September 2020.
Karyanya terkenal menggambarkan wanita atau suasana mistis dan ia telah fokus melukis model dari Bali selama lebih dari 20 tahun.
Diskusi lukisan di Jepang dilakukan Pencinta Jepang gratis bergabung. Kirimkan nama alamat dan nomor whatsapp ke email: tkyjepang@gmail.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/lukisjepang222222.jpg)