Sabtu, 9 Mei 2026

Konflik Thailand Vs Kamboja

Tentara Thailand Kena Ledakan Mortir, Kamboja: Gak Sengaja, Tumpukan Sampah Meledak

Militer Kamboja memberikan pembelaan atas insiden yang terjadi setelah Thailand menuduh adanya pelanggaran gencatan senjata

Tayang:
Tangkapan Layar YouTube Al Jazeera
PERBATASAN - Pertempuran kembali pecah di perbatasan Thailand–Kamboja pada Senin (22/12/2025) pagi saat para menteri luar negeri ASEAN bertemu di Malaysia untuk meredakan konflik. 

Tentara Thailand Kena Ledakan Mortir, Kamboja: Gak Sengaja, Tumpukan Sampah Meledak

Ringkasan Berita:
 
  • Tuduhan dilontarkan setelah sebuah tembakan mortir melukai seorang tentara Thailand
 
  • Kamboja menyebutnya sebagai kecelakaan, membantah menargetkan Thailand, dan mengatakan dua tentaranya sendiri terluka.
 
  • Insiden itu terjadi di dekat daerah perbatasan Segitiga Zamrud, wilayah perbatasan bersama yang disengketakan.

 

TRIBUNNEWS.COM - Pemerintah Thailand, Selasa (6/1/2026) menuduh Kamboja melanggar gencatan senjata yang telah berlangsung selama 10 hari antara kedua negara tetangga tersebut.

Tuduhan itu dilontarkan Thailand dengan mengatakan kalau tembakan mortir lintas perbatasan melukai anggota pasukannya.

Adapun Phnom Penh mengklaim kalau insiden tersebut adalah kecelakaan.

Kamboja menyatakan, "tidak ada niat untuk menembak ke wilayah Thailand".

Baca juga: 5 Poin Kesepakatan Damai Thailand-Kamboja yang Ditengahi China, Pernyataan Provokatif Paling Disorot

Ledakan mortir itu, kata Phnom Penh bahkan melukai dua tentaranya sendiri.

Kembali meningkatnya ketegangan ini terjadi setelah kedua negara menyepakati gencatan senjata pada 27 Desember setelah tiga minggu bentrokan langsung.
 
“Kamboja telah melanggar gencatan senjata,” kata militer Thailand dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa seraya menuduh pasukan Kamboja menembakkan mortir ke provinsi Ubon Ratchathani.

Militer Thailand menambahkan kalau seorang tentara terluka mereka akibat pecahan peluru.

Ledakan dari Tumpukan Sampah

Dalam sebuah pernyataan, juru bicara Kementerian Pertahanan Kamboja, Letnan Jenderal Maly Socheata, mengatakan bahwa insiden yang terjadi pada pukul 7:27 pagi hari Selasa di Mom Bei, provinsi Preah Vihear.

Insiden diklaim terjadi ketika pasukan Kamboja sedang melakukan pengaturan organisasi dan ketertiban di area penempatan mereka di wilayah mereka.

“Pada saat yang sama, terjadi ledakan dari tumpukan sampah, mengakibatkan satu luka ringan dan satu luka serius pada dua tentara Kamboja yang sedang menjalankan tugas di lokasi tersebut,” katanya.

Tentara Thailand kemudian menyatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pihak Kamboja menghubungi unit militer Thailand dan mengklaim bahwa “tidak ada niat untuk menembak ke wilayah Thailand”.

Thailand juga menyebut kalau pihak Kamboja mengatakan kalau “insiden tersebut disebabkan oleh kesalahan operasional personel Kamboja.”

Militer Thailand mengatakan bahwa mereka telah memperingatkan Kamboja untuk berhati-hati, dan menekankan kalau insiden serupa di masa mendatang akan memicu pembalasan.

KONFLIK THAILAND-KAMBOJA - Foto yang diabadikan pada 14 Agustus 2025 ini menunjukkan kawat berduri dan tumpukan ban yang dipasang angkatan bersenjata Thailand di Provinsi Banteay Meanchey, Kamboja. (Xinhua/Agence Kampuchea Presse)
KONFLIK THAILAND-KAMBOJA - Foto yang diabadikan pada 14 Agustus 2025 ini menunjukkan kawat berduri dan tumpukan ban yang dipasang angkatan bersenjata Thailand di Provinsi Banteay Meanchey, Kamboja. (Xinhua/Agence Kampuchea Presse) (Xinhua/Agence Kampuchea Presse)

Segitiga Zamrud

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved