Senin, 20 April 2026

Pemimpin Iran Ayatollah Khamenei Kepergok Amankan Aset 95 Miliar Dolar Jelang Pelarian Ke Moskow

Khamenei amankan aset 95 miliar dolar AS di tengah demo Iran. Rencana darurat kabur ke Moskow disiapkan jika aparat membelot dan rezim terancam runtuh

|
https://english.khamenei.ir/
KHAMENEI BUKA SUARA - Foto ini diambil dari https://english.khamenei.ir/ pada Senin (23/6/2025) yang menampilkan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Khamenei diam-diam amankan aset 95 miliar dolar AS di tengah demo Iran. Rencana darurat kabur ke Moskow disiapkan jika aparat membelot dan rezim terancam runtuh 

Dalam sistem politik Iran, pembelotan atau sikap pasif aparat dianggap sebagai tanda paling serius bahwa kekuasaan Pemimpin Tertinggi berada di ambang krisis.

Karena itu, rencana kabur ke luar negeri diposisikan sebagai “opsi terakhir” untuk menyelamatkan diri dari inti kekuasaan.

Khamenei tak sendiri, kabarnya ia akan meninggalkan Teheran bersama lingkaran terdekatnya yang terdiri dari sekitar 20 orang, termasuk ajudan senior dan anggota keluarganya.

Dalam rencana ini Khamenei disebut memboyong putranya, Mojtaba Khamenei, yang selama ini disebut-sebut sebagai calon pewaris kepemimpinan tertinggi Iran.

Pengamat keamanan Timur Tengah dari Israel, Beni Sabti, yang pernah bekerja untuk IDF (militer Israel), menilai Moskow menjadi tujuan paling realistis bagi Khamenei.

Menurutnya, hampir tidak ada negara lain yang bersedia atau mampu memberikan perlindungan politik dan keamanan bagi pemimpin tertinggi Iran dalam kondisi krisis.

Dari Mana Isu Khamenei Kabur Bermula?

Isu ini bermulai dari Gabrielle Weiniger, seorang penulis yang tinggal di Tel Aviv, Israel.

Lulusan Tel Aviv University itu juga menulis Khamenei akan kabur bersama 20 orang terdekatnya untuk menyelamatkan diri.

Tulisan Gabrielle itu dimuat The Times, media asal Inggris, yang kemudian didaur ulang oleh media-media Barat lainnya, termasuk media oposisi Iran di luar negeri.

Dengan penuh keyakinan, jurnalis dari Israel tersebut juga mengungkapkan bahwa Khamenei adalah sosok yang mengagumi Putin, dan menyebut iran punya budaya yang mirip dengan Rusia.

"Rencana ini mirip dengan yang digunakan oleh mantan Diktator Suriah Bashar al-Assad, yang melarikan diri dari Suriah menuju Moskow ketika rezim tersebut jatuh pada November 2024," tulis Gabrielle Weiniger di The Times.

Dalam tulisannya, Gabrielle beralasan info-info tersebut bersumber dari kalangan intelijen.

Upaya menciptakan eskalasi di Iran terus dilakukan Israel, Amerika Serikat, dan sejumlah negara Barat.

Mereka berharap situasi tersebut bisa menggulingkan pemerintahan Iran saat ini.

Fox News, misalnya, melaporkan pasukan keamanan Iran menembaki demonstran yang sedang berunjuk rasa. Wartawan Fox News diketahui tidak meliput langsung ke Iran

Informasi yang mereka sajikan berasal dari pasokan Dewan Nasional Perlawanan Iran (NCRI), sebuah organisasi yang berupaya menggulingkan pemerintah Republik Islam Iran.

(Tribunnews.com / Namira)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved