Berita Viral
Langka dan Mengharukan, Pasutri di India Sambut Anak Laki-Laki Setelah Memiliki 10 Putri
Usai 10 anak perempuan, pasangan di Haryana akhirnya sambut kelahiran anak laki-laki. Kisah ini jadi sorotan soal keluarga besar dan kesetaraan gender
Ringkasan Berita:
- Pasangan Sanjay dan Sunita di Fatehabad, Haryana, India akhirnya mendapat anak laki-laki pertama setelah 19 tahun menikah dan memiliki 10 anak perempuan.
- Dokter menyebut kasus ini langka dan mengingatkan risiko persalinan berulang bagi kesehatan ibu.
- Bayi sempat anemia ringan namun kini stabil, sementara keluarga dipuji karena tetap menghargai anak perempuan.
TRIBUNNEWS.COM, INDIA - Pasangan suami istri asal Distrik Fatehabad, Haryana, India, Sanjay dan Sunita, menyambut kelahiran anak laki-laki pertama mereka setelah 19 tahun pernikahan dan sebelumnya dikaruniai 10 anak perempuan.
Kabar ini menarik perhatian publik dan menjadi perbincangan luas di wilayah setempat.
Dokter kandungan yang menangani persalinan, dr. Santosh, mengatakan kasus tersebut tergolong jarang.
Ia menyebut Sunita melahirkan anak ke-11, dengan seluruh anak sebelumnya masih hidup.
"Persalinan normal berulang dapat berdampak pada kondisi kesehatan ibu, termasuk melemahnya rahim," katanya seperti dikutip dari India Today.
Bayi laki-laki tersebut sempat mengalami anemia ringan saat lahir dan mendapat penanganan medis berupa transfusi darah.
Baca juga: 13 Orang Dilaporkan Tewas Usai Konsumsi Air Keran di India, Diduga Terkontaminasi
Pihak rumah sakit memastikan kondisi bayi kini sehat dan stabil.
Sanjay, yang saat ini tidak memiliki pekerjaan tetap dan sebelumnya bekerja sebagai buruh harian, memilih rumah sakit swasta untuk proses persalinan meski berjarak sekitar 50 kilometer dari tempat tinggal mereka.
Ia menyatakan keputusan itu diambil demi keselamatan ibu dan bayi.
Meski telah lama berharap memiliki anak laki-laki, Sanjay menegaskan ia dan istrinya tidak pernah membeda-bedakan anak-anak mereka.
Seluruh anak perempuan disebut mendapatkan pendidikan dan dibesarkan dengan perlakuan yang sama.
Saat ini, sembilan anak perempuan tinggal bersama orang tua, sementara satu anak diasuh oleh kerabat.
Kisah keluarga ini menuai beragam respons di media sosial.
Sejumlah warganet menyoroti tantangan ekonomi dan pengasuhan anak dalam keluarga besar, sementara pihak lain menilai keluarga tersebut menunjukkan kuatnya ikatan keluarga.
Kepala desa setempat, Jyoti Devi, menyatakan pasangan tersebut akan diberikan apresiasi karena dinilai menyampaikan pesan positif tentang pentingnya menghargai anak perempuan di tengah isu diskriminasi gender yang masih terjadi di sejumlah wilayah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/anaklelakiusai10cewek.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.