Rabu, 15 April 2026

Top Rank

5 Kapal Induk Terkuat yang Berlayar di Lautan Tahun 2026

Amerika Serikat, China, dan Inggris mengoperasikan armada terkuat seperti kelas Nimitz, Gerald R. Ford, Fujian, dan Queen Elizabeth.

Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Bobby Wiratama
Instagram @usnavy
KAPAL INDUK AS - Foto yang diunggah Angkatan Laut AS di akun Instagram, memperlihatkan Gugus Tempur Kapal Induk USS Gerald R. Ford melintasi Selat Gibraltar di wilayah operasi Angkatan Laut AS di Eropa-Afrika, Oktober 2025. Amerika Serikat, China, dan Inggris mengoperasikan armada terkuat seperti kelas Nimitz, Gerald R. Ford, Fujian, dan Queen Elizabeth. 

Kapal ini memiliki dek penerbangan yang lebih luas serta sistem peluncuran pesawat elektromagnetik modern yang menggantikan ketapel uap pada kapal induk lama.

Teknologi elektromagnetik serupa juga digunakan pada sistem penahan pesawat saat mendarat di dek.

Untuk kekuatan udaranya, satu kapal kelas Ford dapat membawa hingga sekitar 90 pesawat sayap tetap dan helikopter.

Hingga kini, proses pembangunannya sempat mengalami keterlambatan, dengan baru USS Gerald R. Ford yang telah selesai.

Namun, seiring Angkatan Laut AS secara bertahap menggantikan kapal kelas Nimitz dengan kapal induk yang lebih besar dan canggih ini, kelas Gerald R. Ford direncanakan menjadi tulang punggung kekuatan laut Amerika Serikat hingga tahun 2105.

Mengenal Istilah "Kelas" dalam Perkapalan

Istilah “kelas” pada kapal mengacu pada sekelompok kapal yang memiliki desain, ukuran, dan kemampuan yang serupa.

Kapal dalam kelas yang sama biasanya dibangun untuk tujuan yang sejenis, seperti pengangkutan kargo, operasi militer, atau perjalanan penumpang, serta mematuhi standar kinerja tertentu seperti kecepatan, tonase, atau kapasitas.

Setiap kelas kapal dapat memiliki subkategori berdasarkan fungsi, ukuran, kesesuaian geografis, dan faktor lainnya.

Kelas kapal biasanya dinamai dari kapal pertama dalam kelas tersebut.

Sebagai contoh, kapal kelas Nimitz berarti seluruh kapal induk yang mengikuti desain pertama, yakni USS Nimitz (CVN-68).

Kapal induk kelas Nimitz sendiri terdiri dari 10 unit, dengan USS Nimitz sebagai kapal pemimpinnya.

Negara-Negara yang Memiliki Kapal Induk Aktif

Menurut worldpopulationreview.com, terdapat 14 negara yang memiliki total 51 kapal induk.

Namun, dari jumlah tersebut, hanya 22 kapal induk yang saat ini aktif dan dimiliki oleh tujuh negara, berikut rinciannya:

1. Amerika Serikat

Jumlah kapal induk aktif: 11

Sebanyak 10 kapal induk berasal dari kelas Nimitz dan satu dari kelas Gerald R. Ford, mengutip nationalinterest.org.

2. China

Jumlah kapal induk aktif: 3

China mengoperasikan tiga kapal induk aktif, yakni Liaoning, Shandong, serta Fujian yang terbaru.

3. India

Jumlah kapal induk aktif: 2

Mengutip warsearcher.com, India saat ini mengoperasikan dua kapal induk, yakni INS Vikramaditya buatan Rusia dan INS Vikrant buatan dalam negeri.

Keduanya menggunakan landasan luncur (STOBAR) untuk meluncurkan pesawat seperti MiG-29K dan LCA Tejas.

India juga berencana membangun kapal induk ketiga yang lebih besar dan bertenaga nuklir, INS Vishal, yang akan dilengkapi ketapel (CATOBAR).

4. Inggris

Jumlah kapal induk aktif: 2

Inggris memiliki dua kapal induk dari kelas Queen Elizabeth, yakni HMS Queen Elizabeth dan HMS Prince of Wales.

5. Italia

Jumlah kapal induk aktif: 2

Mengutip Forbes, Italia mengoperasikan dua kapal induk utama, yaitu ITS Cavour dan kapal yang lebih kecil, ITS Giuseppe Garibaldi.

Italia juga memiliki kapal serbu amfibi besar baru, ITS Trieste, yang berfungsi serupa sebagai kapal induk untuk jet F-35B, sehingga memperkuat kemampuan udara maritimnya.

6. Prancis

Jumlah kapal induk aktif: 1

Prancis mengoperasikan satu kapal induk bertenaga nuklir, Charles de Gaulle (R91), yang merupakan kapal utama Angkatan Laut Prancis dan satu-satunya kapal induk nuklir non-AS.

Prancis juga tengah mengembangkan kapal induk nuklir baru yang lebih besar, PANG (Porte-Avions de Nouvelle Génération), yang diperkirakan mulai beroperasi sekitar 2038.

7. Rusia

Jumlah kapal induk aktif: 1

Rusia hanya memiliki satu kapal induk, Admiral Kuznetsov.

Namun, pada akhir 2025 kapal ini dilaporkan akan dinonaktifkan akibat kerusakan parah, insiden kebakaran, serta biaya perbaikan yang sangat mahal.

(Tribunnews.com, Tiara Shelavie)

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved