Rabu, 15 April 2026

Uji Nyali Belasan Pelajar Jepang di Okinawa Diduga Curi Uang Rp10 Miliar

Uang tunai itu diduga diambil secara bertahap dalam beberapa kesempatan, sejak Mei hingga Juli tahun lalu

Editor: Eko Sutriyanto
Ryukyu Shimpo
LARANGAN MASUK - Larangan masuk di sebuah rumah kosong di Okinawa. Kepolisian setempat mengungkap bahwa sedikitnya 16 pelajar tingkat SMP dan SMA diduga mencuri uang tunai sekitar 100 juta yen atau setara lebih dari Rp10 miliar dari sebuah rumah kosong 

Ringkasan Berita:
  • Kasus pencurian melibatkan sedikitnya 16 pelajar SMP dan SMA menggegerkan Prefektur Okinawa setelah mereka diduga mencuri uang tunai sekitar 100 juta yen dari sebuah rumah kosong 
  • Para remaja mengaku awalnya hanya melakukan “uji nyali”, namun kemudian berulang kali mengambil uang untuk kebutuhan pribadi dan hiburan 
  • Kasus ini telah dilimpahkan ke Pengadilan Keluarga Naha dan polisi masih mendalami aliran dana serta jumlah pelaku yang terlibat.
 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM,  OKINAWA  – Kasus pencurian yang melibatkan remaja mengguncang Prefektur Okinawa

Kepolisian setempat mengungkap bahwa sedikitnya 16 pelajar tingkat SMP dan SMA diduga mencuri uang tunai sekitar 100 juta yen atau setara lebih dari Rp10 miliar dari sebuah rumah kosong.

Menurut sumber penyelidikan kepolisian kepada Tribunnews.com, para remaja tersebut telah dilaporkan ke kejaksaan pada November tahun lalu atas dugaan pencurian dan pelanggaran masuk rumah. 

Mereka mengaku menemukan uang itu secara tidak sengaja saat masuk ke rumah kosong dalam rangka “uji nyali”.

“Awalnya hanya untuk uji nyali. Saat masuk, kami menemukan uang,” ujar para pelajar dalam pemeriksaan kepolisian Okinawa.

Kasus ini kemudian dilimpahkan ke Pengadilan Keluarga Naha pada Desember lalu. 

Baca juga: Kasus Pembunuhan Anak Politikus PKS di Cilegon: Pelaku Terjerat Utang Kripto, Targetkan Rumah Kosong

Hingga kini, belum ada keputusan mengenai sanksi terhadap para remaja tersebut.

Penyidik menyebut para pelajar mengakui perbuatannya dan mengatakan bahwa mereka kerap keluar masuk rumah tersebut untuk mendapatkan uang bermain. 

Uang tunai itu diduga diambil secara bertahap dalam beberapa kesempatan, sejak Mei hingga Juli tahun lalu.

Media lokal Okinawa juga melaporkan bahwa sebagian uang yang diambil digunakan untuk biaya hiburan, bahkan diduga untuk membeli zat terlarang yang di kalangan anak muda dikenal sebagai rokok zombie, termasuk obat bius jenis etomidate.

Rumah kosong tersebut berada di kawasan permukiman yang tenang di Okinawa.

Setelah salah satu orang di sekitar lingkungan mencurigai seorang remaja membawa uang dalam jumlah besar, polisi mulai menyelidiki kasus ini. 

Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa jumlah pelaku bisa mencapai puluhan orang, dengan beberapa di antaranya menyimpan ratusan ribu hingga lebih dari satu juta yen.

Kepolisian Okinawa kini masih menelusuri jumlah uang yang telah diambil serta bagaimana dana tersebut digunakan, sambil memperluas penyelidikan terhadap pihak-pihak yang terlibat.

Diskusi  beasiswa  pelajar di Jepang dilakukan Pencinta Jepang gratis bergabung. Kirimkan nama alamat dan nomor whatsapp ke email: tkyjepang@gmail.com

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved