Minggu, 12 April 2026

China Larang Gagang Pintu Tersembunyi di Mobil Listrik, Akankah Tesla Mengikuti?

China melarang penggunaan gagang pintu tersembunyi pada mobil listrik mulai 2027 karena alasan keselamatan.

|
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Endra Kurniawan

Ringkasan Berita:
  • China melarang penggunaan gagang pintu tersembunyi pada mobil listrik mulai 2027 karena alasan keselamatan.
  • Aturan baru mewajibkan semua kendaraan memiliki mekanisme pembuka pintu mekanis di bagian dalam dan luar.
  • Keputusan ini diperkirakan memengaruhi desain mobil global karena China adalah pasar otomotif terbesar di dunia.


TRIBUNNEWS.COM – China menjadi negara pertama yang melarang penggunaan gagang pintu tersembunyi pada kendaraan listrik (EV) dengan alasan kekhawatiran serius terkait keselamatan.

Dilansir business-standard.com, langkah ini menyusul beberapa insiden fatal, di mana penumpang dilaporkan terjebak di dalam kendaraan setelah kecelakaan atau kegagalan listrik.

Gagang pintu yang rata dengan permukaan atau muncul ke luar ini dipopulerkan oleh Tesla milik Elon Musk dan banyak digunakan pada kendaraan listrik.

Tetapi mulai 1 Januari 2027, semua mobil yang dijual di China harus memiliki mekanisme pembuka pintu mekanis di bagian dalam dan luar.

Produsen mobil tidak lagi diizinkan menjual kendaraan yang hanya mengandalkan gagang elektronik atau gagang tersembunyi.

Aturan ini berlaku untuk semua pintu penumpang, kecuali bagasi.

Keputusan tersebut diambil di tengah pengawasan ketat terhadap kendaraan listrik oleh regulator keselamatan di seluruh dunia.

Di China, dua kecelakaan fatal yang melibatkan kendaraan listrik Xiaomi menimbulkan kekhawatiran bahwa kegagalan listrik mungkin telah membuat pintu tidak bisa terbuka, sehingga menjebak orang di dalam kendaraan.

Mobil listrik pertama Xiaomi akan meluncur pada 2024 dengan nama kode MS11 dan mendapat dukungan fitur Apple Car Play.
MOBIL LISTRIK - Mobil listrik pertama Xiaomi akan meluncur pada 2024 dengan nama kode MS11 dan mendapat dukungan fitur Apple Car Play. (Gizmochina)

Persyaratan Peraturan

Berdasarkan peraturan yang dikeluarkan Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China, bagian luar setiap pintu penumpang harus memiliki area cekung berukuran minimal 6 cm × 2 cm × 2,5 cm.

Ruang tersebut dimaksudkan untuk memudahkan akses ke gagang pintu.

Di dalam kendaraan, harus dipasang rambu yang jelas untuk menunjukkan cara membuka pintu. Rambu-rambu ini harus berukuran minimal 1 cm × 0,7 cm.

Mobil-mobil yang telah menerima persetujuan regulasi dan hampir memasuki pasar akan diberikan tambahan waktu dua tahun untuk memperbarui desainnya dan memenuhi standar baru.

Baca juga: Pasar EV Terus Bertumbuh, BYD Mendominasi Penjualan Mobil Listrik di Indonesia

Gagang Pintu Tersembunyi Umum di Pasar Kendaraan Listrik China

Gagang pintu tersembunyi banyak digunakan di segmen kendaraan energi baru (NEV) China, yang mencakup kendaraan listrik, hibrida, dan mobil sel bahan bakar.

Menurut data yang dikutip surat kabar milik pemerintah China Daily, sekitar 60 persen dari 100 NEV terlaris di China menggunakan gagang pintu tersembunyi atau rata dengan permukaan bodi mobil.

Meskipun peraturan ini hanya berlaku untuk kendaraan yang dijual di China, peran negara tersebut sebagai pemain utama dalam industri otomotif global berarti keputusan ini berpotensi memengaruhi desain mobil di seluruh dunia.

Tesla Sedang Diselidiki di AS

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved