Iran Vs Amerika Memanas
Iran Tak Gentar dengan Gertakan Militer AS, Trump Malah Makin Frustrasi
Presiden AS, Donald Trump mulai frustrasi dengan sikap Iran yang tak gentar meski digertak dengan kekuatan militer penuh.
Meskipun demikian, beberapa penasihat keamanan nasional masih berharap adanya terobosan diplomatik menit-menit terakhir sebelum perintah serangan benar-benar ditandatangani.
Sementara itu, Wakil Presiden AS JD Vance telah menyampaikan kekhawatiran tentang keterlibatan selama pembahasan internal dalam beberapa hari terakhir.
Menurut laporan Axios, salah satu sumber membenarkan bahwa JD Vance telah mengajukan pertanyaan tentang risiko dan kompleksitas operasi tersebut kepada para pejabat militer dan keamanan nasional.
Tetapi, Vance membantah bahwa ia secara terang-terangan menentang serangan terhadap Iran.
Vance berharap pembicaraan di Jenewa pada hari Kamis akan menghasilkan terobosan diplomatik.
Namun, ia tidak optimis tentang peluang tercapainya kesepakatan — sebuah posisi yang juga dianut oleh banyak pejabat tinggi lainnya.
Baca juga: Spesifikasi Kapal Perang Shahid Mahdavi Milik Angkatan Laut Iran
"Dia menyampaikan informasi dari kedua sisi argumen untuk membantu presiden membuat keputusan yang tepat," menurut sumber lain yang mengetahui diskusi tersebut.
Berbeda dengan yang lain, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio "bersikap netral" daripada secara tegas mendukung atau menentang pemogokan.
Rubio secara historis bersikap keras terhadap Iran, tetapi dalam beberapa minggu terakhir ia lebih memfokuskan energinya pada Venezuela dan Kuba.
(Tribunnews.com/Whiesa)