Iran Vs Amerika Memanas
Hubungan dengan Iran Makin Panas, Pesawat Militer AS 'Ngumpul' di Arab Saudi
Hubungan antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) yang semakin memanas membuat Timur Tengah tegang. Pesawat AS ngumpul di Arab Saudi.
Sementara itu, Presiden AS Donald Trump hingga saat ini belum mengambil sikap terkait nasib Iran.
Namun, Trump menegaskan kembali Teheran "tidak dapat memiliki senjata nuklir".
Ia menekankan penentangan tegas Washington terhadap kemungkinan tersebut.
Berbicara kepada wartawan di Gedung Putih sebelum berangkat ke Texas, Trump mengatakan ia tidak puas dengan perilaku Iran, namun mengindikasikan bahwa pembicaraan lebih lanjut antara kedua pihak diharapkan akan terjadi.
Trump menekankan ia lebih memilih menyelesaikan perbedaan melalui negosiasi dan tujuannya tetap mencapai kesepakatan dengan Iran.
Presiden AS juga mengklaim Iran belum secara eksplisit menyatakan mereka "tidak akan memiliki senjata nuklir," sebuah frasa yang ia gambarkan sebagai "pernyataan emas".
Baca juga: Badan Atom Dunia: Iran Simpan Uranium Dekati Tingkat Senjata Nuklir di Bawah Tanah Isfahan
Ketika ditanya tentang potensi penggunaan kekuatan militer dan apakah hal itu dapat menyebabkan perubahan rezim, Trump menjawab tidak tahu.
"Tidak ada yang tahu. Itu bisa terjadi, dan mungkin juga tidak terjadi," ucap Trump, mengutip Wana.
Dirinya mengatakan ia tidak ingin mengambil tindakan militer, "tetapi terkadang Anda harus melakukannya".
Komentar terbaru Trump, bersamaan dengan tanda-tanda keterlibatan diplomatik yang berkelanjutan, menunjukkan pintu menuju negosiasi tetap terbuka.
Meskipun prosesnya terus berlangsung di bawah bayang-bayang ketidakpercayaan timbal balik dan ancaman terselubung.
(Tribunnews.com/Whiesa)