Minggu, 12 April 2026

Iran Vs Amerika Memanas

4 Rudal Iran Incar Kapal Induk Abraham Lincoln, Komando Pusat AS: Meleset

Operasi "True Promise 4" Iran memasuki gelombang ketujuh dan kedelapan. Selain membidik kapal induk di laut, Iran serang situs militer AS dan Israel.

Editor: Willem Jonata
US Navy
KAPAL INDUK AS - Foto yang dirilis situs resmi Angkatan Laut Amerika Serikat (U.S. Navy) memperlihatkan kapal induk kelas Nimitz USS Abraham Lincoln (CVN 72) melakukan latihan putaran kecepatan tinggi di Samudra Atlantik selama uji coba laut di Samudra Atlantik, 11 Mei 2017. 
Ringkasan Berita:
  • Serangan terhadap aset strategis AS di laut ini menandai fase baru perlawanan Iran setelah serangan udara besar-besaran yang dilancarkan AS dan Israel ke wilayah Iran pada Sabtu lalu
  • Serangan terhadap USS Abraham Lincoln dimaksudkan untuk menunjukkan bahwa daratan maupun lautan akan menjadi "kuburan" bagi para "agresor"
  • Kapal induk Lincoln, menurut CENTCOM, hingga kini terus beroperasi meluncurkan pesawat

 

TRIBUNNEWS.CO - Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengumumkan bahwa mereka telah menargetkan kapal induk Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln, dengan empat rudal balistik sebagai bagian dari gelombang terbaru "Operasi True Promise 4", Minggu (1/3/2026).

Serangan terhadap aset strategis AS di laut ini menandai fase baru perlawanan Iran setelah serangan udara besar-besaran yang dilancarkan AS dan Israel ke wilayah Iran pada Sabtu lalu, yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei serta sejumlah komandan militer senior.

Di saat rudal-rudal mulai meluncur, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani, melontarkan pernyataan tajam melalui akun media sosial X miliknya.

Baca juga: Rudal Iran Paksa Para Pejabat Israel Sembunyi, Netanyahu: Hari yang Menyakitkan

Larijani menegaskan bahwa serangan balasan yang dikirimkan Teheran hari ini akan jauh lebih menghancurkan dibandingkan hari sebelumnya.

"Kemarin, rudal-rudal Iran telah diluncurkan terhadap AS dan Israel, dan itu memang menyakitkan," tulis Larijani.

DI DEPAN PINTU IRAN - Kapal induk Amerika Serikat. Dalam perkembangan situasi di Timur Tengah, AS mengirimkan dua kapal induk mereka di perairan Teluk, dekat Iran.
DI DEPAN PINTU IRAN - Kapal induk Amerika Serikat. Dalam perkembangan situasi di Timur Tengah, AS mengirimkan dua kapal induk mereka di perairan Teluk, dekat Iran. (HO/IST/Wikimedia commons)

"Hari ini, mereka akan diluncurkan untuk melukai lebih dalam lagi," sambungnya.

Baca juga: 8 Warga Yahudi Israel Tewas Kena Rudal Iran yang Hantam Shelter Bom di Barat Yerusalem

Menurut kantor humas IRGC seperti dikutip Tasnim, serangan terhadap USS Abraham Lincoln dimaksudkan untuk menunjukkan bahwa daratan maupun lautan akan menjadi "kuburan" bagi para "agresor teroris".

Operasi "True Promise 4" kini telah memasuki gelombang ketujuh dan kedelapan.

Selain membidik kapal induk di laut, Teheran juga telah meluncurkan gelombang serangan presisi terhadap situs-situs militer di wilayah pendudukan Israel, termasuk Tel Aviv dan Haifa.

Meleset

Komando Pusat AS (CENTCOM) menyebut klaim Iran yang menyebut 4 rudal balistik mereka menargetkan kapal Induk Abraham Lincoln, tidak mengenai sasaran.

"Rudal yang diluncurkan bahkan tidak mendekati sasaran," demikian pernyataan CENTCOM dalam sebuah unggahan di X seperti dikutip NDTV.

Kapal induk Lincoln, dikatakan, terus beroperasi meluncurkan pesawat untuk mendukung dan membela rakyat Amerika dengan menghilangkan ancaman militer Iran.

(Tasnim/ NDTV

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved