Iran Vs Amerika Memanas
Teheran Diserang, Gudang Minyak Iran Dikepung Kobaran Api Buntut Serangan Udara Israel dan AS
Teheran dilalap kebakaran besar usai depot minyak diserang Israel. Iran membalas dengan rudal ke Tel Aviv dan Yerusalem, memicu eskalasi konflik baru
Ringkasan Berita:
- Serangan udara Israel menghantam sejumlah depot dan kilang minyak di Teheran, Iran, pada Sabtu (7/3/2026), memicu kebakaran besar dan asap hitam yang menyelimuti ibu kota.
- Empat fasilitas energi utama menjadi target, termasuk depot minyak Shahran, gudang minyak Aghdasiyeh, kilang minyak Teheran, dan depot di Karaj, yang menyebabkan kebocoran bahan bakar.
- Iran membalas serangan dengan meluncurkan rudal dan drone ke Tel Aviv dan Yerusalem, memicu kekhawatiran perang regional di Timur Tengah.
TRIBUNNEWS.COM - Kebakaran besar melanda sejumlah wilayah di ibu kota Iran, Teheran, setelah serangan udara yang diduga dilancarkan oleh Israel dan Amerika Serikat menghantam beberapa fasilitas penyimpanan bahan bakar pada Sabtu malam (7/3/2026).
Serangan tersebut memicu kobaran api besar di berbagai titik strategis di Teheran dan wilayah sekitarnya.
Api yang membesar dengan cepat membuat langit malam di atas ibu kota Iran tampak terang akibat pantulan kobaran api dari depot minyak yang terbakar.
Sejumlah video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan bola api raksasa membumbung tinggi ke udara. Dalam rekaman tersebut juga terlihat asap hitam tebal mengepul dan menyelimuti sebagian wilayah kota.
Kondisi ini memicu kepanikan di kalangan warga. Banyak warga melaporkan bau asap yang sangat menyengat di udara, sementara langit kota tampak menggelap akibat kepulan asap dari kebakaran besar tersebut.
Empat Fasilitas Energi Jadi Target Serangan
Menurut laporan kantor berita Iran, Fars, sedikitnya empat fasilitas energi utama menjadi sasaran dalam serangan udara tersebut. Serangan itu menghantam area yang berperan penting dalam penyimpanan dan distribusi bahan bakar di Teheran.
Empat fasilitas yang dilaporkan menjadi target serangan meliputi gudang minyak Aghdasiyeh di timur laut Teheran, dan kilang minyak Teheran di bagian selatan kota.
Kemudian ada depot minyak Shahran di wilayah barat Teheran, serta sebuah gudang minyak di Kota Karaj, yang berada di Provinsi Alborz.
Mengutip dari Iranintl, kebakaran besar juga dilaporkan terjadi di depot minyak Aghdasiyeh yang terletak di bagian utara Teheran.
Kobaran api dari fasilitas tersebut terlihat dari jarak yang cukup jauh dan terus membesar setelah serangan terjadi.
Serangan terhadap fasilitas-fasilitas energi ini menyebabkan kebakaran hebat karena menghantam langsung area penyimpanan bahan bakar serta pusat transfer produksi minyak.
Sejumlah saksi mata menyebutkan situasi di sekitar lokasi menjadi sangat berbahaya. Mereka melaporkan adanya kebocoran minyak dari depot Shahran yang mengalir hingga ke jalanan di sekitar fasilitas tersebut.
Baca juga: Zelenskyy Klaim Siap Bantu Saudi Hancurkan Drone Iran, tapi Ukraina Minta Imbalan
Kebocoran bahan bakar ini dikhawatirkan dapat memperluas area kebakaran sekaligus meningkatkan risiko ledakan tambahan jika api terus menyebar.
Hingga kini otoritas Iran masih berupaya mengendalikan kobaran api di beberapa lokasi yang terdampak serangan tersebut.
Tim pemadam kebakaran dan pasukan keamanan dilaporkan telah dikerahkan untuk menangani situasi dan mencegah kebakaran meluas ke wilayah pemukiman warga.