Sabtu, 18 April 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Sumpah Setia Terhadap Mojtaba Khamenei, Militer Iran Bakal Terus Rudal Israel Hingga Menyesal

IRGC menggempur wilayah Israel serta pangkalan-pangkalan militer Amerika Serikat (AS) menggunakan rudal Qadr dan Khorramshahr.

Penulis: Adi Suhendi
HO/IST/Tangkap Layar/Khaberni
SASAR ISRAEL - Gelombang serangan rudal yang diluncurkan Iran, Jumat (6/3/2026) ke arah negara pendudukan, Israel. Militer Iran akan meningkatkan serangan terhadap Israel dalam beberapa waktu ini. 

Ringkasan Berita:
  • Iran tak akan berhenti serang Israel
  • Iran akan luncurkan rudal Qadr dan Khorramshahr gempur Israel
  • Gelombang serangan akan meningkat dan meluas

TRIBUNNEWS.COM, TEHERAN - Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) menggempur wilayah Israel serta pangkalan-pangkalan militer Amerika Serikat (AS) menggunakan rudal Qadr dan Khorramshahr.

IRGC mengatakan bahwa serangan tersebut sebagai bagian dari gelombang ke-32 Operasi Janji Sejati 4.

Iran menekankan bila serangan militer yang dilakukan pihaknya terhadap Israel dan Amerika Serikat tidak akan berhenti.

"Operasi tidak akan berhenti sampai musuh dikalahkan dan menyesalinya," kata IRGC dalam pernyataannya Senin (9/3/2026) malam.

Dilansir dari Aljazeera.net, televisi Iran menyiarkan rekaman peluncuran gelombang serangan baru ini ke sasaran di utara dan tengah wilayah pendudukan.

Baca juga: Bangladesh Tutup Kampus dan Batasi BBM Imbas Perang Iran, Krisis Energi Mulai Menular?

Komandan Angkatan Udara Garda Revolusi, Brigadir Jenderal Majid Mousavi, menegaskan kelanjutan serangan yang dilancarkan pihaknya sebagai tanggapan terhadap Amerika Serikat dan Israel.

"Yakinlah bahwa serangan terhadap musuh tidak akan berhenti sedetik pun," ujar Majid Mousavi.

"Mulai sekarang, kami akan meluncurkan rudal apa pun dengan hulu ledak yang beratnya kurang dari satu ton," lanjut dia.

Baca juga: Dampak dari Eskalasi Konflik Iran-AS, Bramantyo: Indonesia Harus Bersiap Perkuat Ketahanan Ekonomi

"Frekuensi peluncuran dan tingkat gelombang akan meningkat dan jangkauannya akan meluas," ujar dia.

Sementara itu, AS dan Israel terus membombardir Iran.

Mereka menyerang wilayah Qom dan Teheran, beberapa jam setelah serangan Israel terhadap fasilitas minyak menyebabkan asap beracun di seluruh ibu kota Iran.

Militer Iran Ikrar Setia Terhadap ​Mojtaba Khamenei

Angkatan Bersenjata Iran mengucapkan sumpah setia kepada Pemimpin Revolusi Islam yang baru diangkat, Ayatollah Seyed Mojtaba Khamenei.

Sumpah setia diucapkan tak lama setelah terpilihnya Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin baru Revolusi Islam di Iran.

Korps Garda Revolusi Islam, Kementerian Pertahanan, Dewan Pertahanan, Pasukan Quds IRGC, dan semua pasukan militer lainnya menegaskan kesetiaan mereka terhadap Mojtaba Khamenei.

​1.255 Orang Dilaporkan Tewas

Wakil Menteri Kesehatan Iran Ali Jafarian mengatakan akibat serangan AS-Israel telah menewaskan sedikitnya 1.255 orang di seluruh wilayah Iran, termasuk di dalamnya 200 anak-anak.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved