Kamis, 4 Juni 2026

Iran Vs Amerika Memanas

IRGC Tembak 2 Kapal di Selat Hormuz, Komandan Angkatan Laut Iran Ejek AS Beri Janji Kosong

Iran menyerang kapal-kapal komersial yang abaikan peringatan di Selat Hormuz. Teheran sebut tak akan biarkan minyak terkait Amerika melintas.

Tayang:
Penulis: Adi Suhendi
Media Pemerintah Iran
ILUSTRASI SELAT HOMUZ - Iran menyerang kapal-kapal yang mengabaikan peringatan di Selat Hormuz. Iran kini memperketat pembatasan terhadap lalu lintas kapal melalui Selat Hormuz buntut serangan AS-Israel terhadap Teheran. 

Ringkasan Berita:
  • Iran tembak dua kapal komersial di Selat Hormuz karena dianggap abaikan peringatan
  • Jenderal Iran ejek AS beri janji kosong
  • Iran tidak akan mengizinkan satu liter pun minyak melewati Selat Hormuz untuk kepentingan Amerika dan sekutunya

TRIBUNNEWS.COM, TEHERAN - Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran menyerang kapal komersial di Selat Hormuz, Rabu (11/3/2026).

Menurut laporan presstv, Iran menyerang dua kapal karena berulang kali mengabaikan peringatan.

Dua kapal yang diserang militer Iran diidentifikasi sebagai Express Room, milik rezim Zionis dan berlayar di bawah bendera Liberia, dan kapal kontainer Mayuree Naree.

Keduanya menjadi sasaran pasukan Iran karena dianggap melintasi jalur air strategis Iran tanpa izin pada hari Rabu.

Berbeda dengan laporan Aljazeera, Iran disebut telah menyerang tiga kapal di Selat Hormuz, termasuk sebuah kapal kargo berbendera Thailand yang diserang sekitar 11 mil laut (18 km) di utara Oman.

Baca juga: Armada Tanker Bayangan Dominasi Penyeberangan Selat Hormuz, Bawa Kargo Minyak yang Disanksi Iran

Iran menyatakan setiap kapal yang hendak melintas di Selat Hormuz harus mendapatkan izin dari pihaknya.

Komandan Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran, Laksamana Muda Alireza Tangsiri dalam unggahan di akun X-nya, mengatakan bahwa dua kapal yang mengabaikan peringatan Iran menjadi sasaran.

Tangsiri mengejek janji pemerintah AS untuk mengawal dan melindungi kapal-kapal yang melintasi jalur air tersebut dengan menyebut sebagai "janji kosong."

Baca juga: Pakar Ingatkan Pemerintah RI Bersiap Hadapi Skenario Terburuk Dampak Perang Iran, Usulkan Dua Solusi

“Apakah kapal-kapal tersebut dijamin akan aman melewati Selat Hormuz? Pertanyaan ini seharusnya diajukan kepada awak kapal Express Rome dan Mayuree Naree, yang hari ini, karena percaya pada janji-janji kosong, mengabaikan peringatan dan bermaksud menyeberangi Selat tersebut, tetapi tertangkap,” kata dia.

“Setiap kapal yang bermaksud melintas harus mendapatkan izin dari Iran,” ujarnya.

Tak Izinkan Satu Liter Pun Minyak Melewati Selat Hormuz

Juru bicara Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya menyampaikan pesan terhadap Amerika Serikat dan sekutunya mengenai pengiriman energi melalui Selat Hormuz.

"Kami tidak akan mengizinkan satu liter pun minyak melewati Selat Hormuz untuk kepentingan Amerika dan sekutunya," kata juru bicara itu.

Lanjut dia, setiap kapal yang memiliki keterkaitan dengan Amerika dan sekutunya adalah target yang sah bagi angkatan bersenjata Iran.

“Setiap kapal, baik kapal itu sendiri maupun muatan minyaknya milik Amerika Serikat, rezim Zionis, atau mitra musuh mereka, adalah target yang sah bagi Angkatan Bersenjata Iran,” ujarnya.

Iran telah memperketat pembatasan terhadap lalu lintas kapal melalui Selat Hormuz buntut serangan AS-Israel terhadap Teheran.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved