Rabu, 29 April 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Baru Seminggu Perang dengan Iran, AS Sudah Habiskan Biaya Rp191 Triliun

Amerika Serikat (AS) dilaporkan sudah menghabiskan biaya sekitar Rp191 triliun dalam kurun waktu seminggu berperang dengan Iran.

Tayang:

Ringkasan Berita:
  • Amerika Serikat (AS) dilaporkan telah menghabiskan dana sekitar Rp191 triliun dalam kurun waktu seminggu berperang dengan Iran.
  • Angka fantastis ini terungkap dalam pertemuan tertutup antara pejabat tinggi Pentagon dengan para anggota dewan di Capitol Hill, Selasa (10/3/2026).
  • Menurut sumber internal, nilai Rp191 triliun tersebut mayoritas hanya digunakan untuk belanja amunisi.

TRIBUNNEWS.COM - Amerika Serikat (AS) telah mengeluarkan biaya fantastis untuk berperang melawan Iran.

Hanya dalam waktu seminggu saja, Pentagon melaporkan bahwa AS telah menghabiskan dana lebih dari US$11,3 miliar atau sekitar Rp191 triliun.

Angka fantastis ini terungkap dalam pertemuan tertutup antara pejabat tinggi Pentagon dengan para anggota dewan di Capitol Hill, Selasa (10/3/2026).

Namun, angka tersebut diklaim hanyalah "puncak gunung es" dari total pengeluaran militer yang sebenarnya.

Menurut sumber internal yang dikutip dari The Guardian, nilai Rp191 triliun tersebut mayoritas hanya digunakan untuk belanja amunisi.

Pentagon disebut belum memasukkan variabel biaya lain yang tak kalah besar, seperti mobilisasi pasukan besar-besaran ke Timur Tengah, perawatan medis prajurit yang terluka, hingga penggantian pesawat tempur yang hancur di medan laga.

Pada hari-hari pertama serangan, AS memang terlihat jor-joran.

Mereka sempat menghabiskan sekitar US$2 miliar atau Rp33 triliun per hari untuk menjatuhkan bom-bom pintar ke wilayah Iran.

Salah satu senjata andalannya adalah bom luncur AGM-154 Joint Standoff Weapon yang harga per satuannya mencapai Rp13 miliar.

Kini, demi menghemat anggaran, militer AS mulai beralih menggunakan amunisi yang lebih ekonomis seperti JDAM (Joint Direct Attack Munition).

Meski lebih murah, penggunaan yang sangat masif tetap membuat stok persenjataan Negeri Paman Sam menipis dengan cepat.

Baca juga: Pesawat Tanker Militer AS Jatuh di Irak saat Dukung Operasi di Iran, Diduga Bertabrakan

Trump Minta Tambah Dana

Presiden AS, Donald Trump dilaporkan tengah bersiap mengajukan anggaran tambahan kepada Kongres guna mendanai operasi militer besar-besaran di Iran

Ketua Komite Alokasi DPR AS, Tom Cole, mengungkapkan bahwa Pentagon saat ini sedang menghitung rincian dana yang dibutuhkan.

Meski angka pastinya belum dirilis, Cole memprediksi jumlahnya akan "sangat fantastis" mengingat mahalnya biaya pengoperasian dua gugus tempur kapal induk secara simultan di Timur Tengah.

"Menjaga kesiapan tempur dua kapal induk itu tidak murah, apalagi ditambah pengeluaran sumber daya lainnya."

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved