Iran Vs Amerika Memanas
Gelombang Baru Serangan Iran ke Israel Meluncur Setelah Teheran Diguncang Bom-Bom Dahsyat
Komando Pertahanan Dalam Negeri Israel mengkonfirmasi serangan melanda Selatan Tel Aviv, serta di Ashdod, Ashkelon, dan Yerusalem.
Gelombang Baru Serangan Iran ke Israel Meluncur Setelah Teheran Diguncang Bom-Bom Dahsyat
TRIBUNNEWS.COM - Iran dilaporkan meluncurkan rentetan rudal baru ke arah Israel, demikian dilaporkan televisi pemerintah Israel, Kan, pada Jumat (13/3/2026).
Pada hari ke-14 perang yang dimulai dengan serangan AS-Israel terhadap Republik Iran tersebut, eskalasi kian tinggi yang ditanda saling balas serangan udara dengan intensitas tinggi.
Baca juga: Hujan Roket Guyur Galilea Israel Saat Trump Klaim Iran di Ambang Penyerahan Diri: 300 Rumah Hancur
Stasiun televisi Israel tersebut melaporkan "dimulainya gelombang baru serangan roket ke arah wilayah pendudukan Israel" tanpa memberikan detail lebih lanjut.
Media Israel melaporkan kalau pertahanan udara Israel mencegat sebuah rudal yang diluncurkan dari Iran pada hari itu juga.
Laporan menunjukkan bahwa sirene berbunyi di beberapa wilayah di perbatasan Israel, termasuk Metula di Galilea Atas, setelah terdeteksinya rudal yang diluncurkan dari Lebanon.
Rudal-rudal lain juga terlihat di langit di atas Israel tengah, di mana pertahanan udara terus mencegat serangan-serangan ini.
Di sisi lain, Komando Pertahanan Dalam Negeri Israel mengkonfirmasi kalau sirene juga berbunyi di wilayah luas di selatan Tel Aviv, serta di Ashdod, Ashkelon, dan Yerusalem.
Bom-Bom Dahsyat Guncang Teheran
Serangan skala besar Iran ini tampaknya menjadi pembalasan dari serangkaian ledakan dahsyat mengguncang Teheran dalam interval yang berdekatan pada hari Jumat ini.
Sebelum serangan Iran ini, militer Israel mengumumkan bahwa mereka telah melancarkan gelombang serangan besar-besaran di seluruh Teheran.
Media Iran melaporkan mendengar beberapa ledakan dan suara jet tempur di Karaj, sebelah barat Teheran.
"Israel mengumumkan pada Jumat bahwa mereka telah membombardir lebih dari 200 target di Iran barat dan tengah pada hari Kamis, termasuk lokasi peluncuran rudal dan sistem pertahanan," kata laporan Khaberni, Jumat.
Militer Israel menyatakan dalam sebuah pernyataan bahwa jet tempur melakukan "20 serangan skala besar" yang menargetkan "lokasi peluncuran rudal balistik, sistem pertahanan, dan lokasi produksi senjata."
Israel dan Amerika Serikat telah melancarkan serangan udara ke Iran sejak Sabtu, 28 Februari, yang mengakibatkan kematian Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.
Sejak itu, Teheran membalas dengan menyerang Israel dan negara-negara di kawasan itu dengan rudal dan drone.
(oln/khbrn/*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Serangan-udara-Israel-ke-Teheran-Iran-21.jpg)