Rabu, 13 Mei 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Indonesia Kecam Serangan Israel di Lebanon Selatan: Pelanggaran Serius

Pemerintah Republik Indonesia mengecam keras serangan Israel di Lebanon selatan dan menyebutnya sebagai pelanggaran serius.

Tayang:

Ringkasan Berita:
  • Pemerintah Republik Indonesia mengecam serangan Israel ke Lebanon Selatan.
  • Indonesia menilai tindakan Israel merupakan pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional.
  • Indonesia menegaskan tanggung jawab seluruh pihak di bawah hukum internasional untuk menjamin keselamatan dan keamanan personel dan properti PBB.

TRIBUNNEWS.COM - Pemerintah Republik Indonesia mengecam keras serangan Israel di Lebanon selatan.

"Pemerintah Republik Indonesia mengecam keras serangan Israel di Lebanon selatan," tulis Kemlu RI di situs web resminya, dikutip Tribunnews.com pada Senin (16/3/2026).

Indonesia menilai tindakan Israel merupakan pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional dan Resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa 1701 (2006).

"Indonesia menyerukan kepada seluruh pihak untuk menghormati kedaulatan dan integritas teritorial Lebanon," bunyi keterangan tersebut.

Kemlu RI pun meminta agar serangan yang membahayakan warga dan infrastruktur sipil tersebut dihentikan serta kembali pada dialog dan diplomasi guna mencegah eskalasi lebih lanjut dan mewujudkan perdamaian.

"Pemerintah Indonesia juga menyampaikan keprihatinan mendalam atas meningkatnya ketegangan di Lebanon, khususnya di Beirut dan sepanjang garis demarkasi Blue Line di Lebanon selatan, serta atas serangan terhadap pos UNIFIL yang telah menyebabkan luka pada sejumlah personel pemelihara perdamaian," ungkapnya.

Indonesia menegaskan tanggung jawab seluruh pihak di bawah hukum internasional untuk menjamin keselamatan dan keamanan personel dan properti PBB.

"Pemerintah Indonesia terus memantau secara dekat perkembangan situasi serta dampaknya terhadap Kontingen Garuda yang bertugas di UNIFIL, dan memastikan bahwa keselamatan dan keamanan personel pasukan pemelihara perdamaian menjadi prioritas utama dalam situasi saat ini," terangnya.

Pemerintah turut memberikan apresiasi atas integritas, profesionalisme, dan dedikasi Kontingen Garuda bersama UNIFIL dalam menjalankan mandatnya.

"Untuk menjaga stabilitas dan perdamaian di Lebanon selatan, dan berharap agar seluruh Kontingen Garuda diberikan keselamatan dalam menjalankan tugasnya," jelasnya.

Baca juga: Serangan Israel Tewaskan 13 Warga Palestina di Gaza, Perlintasan Rafah Akan Dibuka Kembali

Serangan Israel

Al Jazeera melaporkan, serangan Israel di Lebanon selatan telah menewaskan sedikitnya empat orang saat perang memasuki minggu ketiga dengan lebih dari 800.000 warga sipil mengungsi akibat serangan tersebut.

Kantor Berita Nasional (NNA) milik pemerintah Lebanon mengatakan pada hari Minggu (15/3/2026) bahwa pasukan Israel menyerang "sebuah apartemen di gedung perumahan" di distrik utara kota pesisir Sidon, menewaskan satu orang dan menyebabkan kebakaran.

Menurut Kementerian Kesehatan Lebanon tiga orang tewas dalam serangan Israel lainnya di sebelah tenggara, di Desa al-Qatrani.

Israel sedang berperang di front kedua dalam perang di Timur Tengah di Lebanon selatan dengan pasukannya menargetkan kelompok Hizbullah.

Peperangan ini bersamaan dengan serangan yang diluncurkan oleh Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran.

Kementerian Kesehatan Lebanon mencatatkan bahwa selama dua minggu perang, setidaknya 850 orang telah tewas, termasuk 66 wanita, 107 anak-anak, dan 32 petugas kesehatan. Sebanyak 2.105 orang lainnya terluka.

(Tribunnews.com/Deni)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved