Iran Vs Amerika Memanas
Benarkah Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Dirawat di Rusia? Ini Kata Jubir Kremlin
Mojtaba Khamenei dikabarkan dipindahkan ke Rusia untuk menjalani perawatan medis setelah terluka dalam serangan udara AS–Israel.
Ringkasan Berita:
- Mojtaba Khamenei dikabarkan dipindahkan ke Rusia untuk menjalani perawatan medis setelah terluka dalam serangan udara AS–Israel.
- Rusia menolak mengonfirmasi kabar tersebut, sementara Iran menyebutnya sebagai perang psikologis.
- Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan Khamenei hanya mengalami cedera ringan dan berada dalam kondisi baik.
TRIBUNNEWS.COM - Mojtaba Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, dikabarkan dipindahkan ke Rusia untuk menjalani perawatan medis setelah terluka parah dalam serangan udara AS–Israel yang menewaskan ayahnya pada 28 Februari lalu.
Ulama berusia 56 tahun itu dipindahkan ke Moskow setelah Presiden Rusia Vladimir Putin secara pribadi menawarkan perawatan medis kepada Khamenei dalam percakapan telepon dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian, menurut laporan surat kabar Kuwait, Al-Jarida.
Khamenei disebut diterbangkan ke Moskow menggunakan pesawat militer Rusia pada Kamis (12/3/2026), setelah berbicara dengan Putin, demikian klaim laporan tersebut.
Sementara itu, Rusia menolak untuk mengonfirmasi maupun membantah laporan tersebut.
Berbicara kepada kantor berita Tass, sekretaris pers kepresidenan Rusia Dmitry Peskov mengatakan, "Kami tidak pernah mengomentari laporan seperti itu."
Di sisi lain, Duta Besar Iran untuk Rusia, Kazem Jalali, menyebut laporan mengenai Mojtaba Khamenei yang menjalani perawatan atas luka-lukanya sebagai "perang psikologis".
Ia menolak klaim tersebut dan menegaskan, "Para pemimpin Iran tidak perlu melarikan diri dan bersembunyi di tempat perlindungan; tempat mereka adalah di jalanan bersama rakyat."
Hubungan Rusia–Iran
Iran merupakan salah satu sekutu terdekat Rusia di Timur Tengah dan memiliki "kemitraan strategis" yang erat dengan Moskow. Keduanya sama-sama mengecam Amerika Serikat dan NATO sebagai musuh bersama di kawasan tersebut.
Putin telah mengutuk pembunuhan Ali Khamenei oleh AS sebagai tindakan yang sinis dan berjanji akan memberikan dukungan penuh bagi Teheran.
Kondisi Mojtaba Khamenei
Menurut Kementerian Luar Negeri Iran, Mojtaba Khamenei memang terluka akibat serangan AS–Israel, tetapi dilaporkan berada dalam kondisi baik.
Ia disebut mengalami cedera di kaki, lengan, dan tangan.
Baca juga: Profil Gholamreza Soleimani, Komandan Basij Iran yang Tewas dalam Serangan AS–Israel
Baru-baru ini, sebuah rekaman audio yang bocor juga mengklaim bahwa Khamenei selamat karena keluar dari rumah beberapa saat sebelum rudal AS menghantam kediamannya.
Dalam laporan tersebut, ia disebut hanya mengalami cedera ringan di kaki, sementara istrinya, Zahra Haddad-Adel, dan putra mereka tewas seketika, menurut laporan The Telegraph.
Di sisi lain, laporan dari Amerika Serikat mengklaim bahwa pemimpin Iran tersebut mengalami kecacatan akibat serangan itu.