Kamis, 4 Juni 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Sosok Mohsen Rezaei: Veteran Perang Kepercayaan Mojtaba Khamenei, Dulu Diburu & Dipenjara Shah Reza

Rezaei lahir di sebuah desa di Khuzestan. Sejak muda ia terlibat gerakan bawah tanah melawan Shah, mendirikan kelompok bersenjata hingga dipenjara. 

Tayang:
Tangkap layar YouTube DWS News
PIMPIN PERLAWANAN - Mohsen Rezaei. Pemimpin tertinggi Iran, Ayatullah Mojtaba Khamenei, mengeluarkan dekrit yang menunjuk Mohsen Rezaei sebagai penasihat militernya. 

Tugas Mohsen Rezaei saat ini bergantung pada posisinya sebagai penasihat militer bagi pemimpin tertinggi Iran. Secara umum, perannya mencakup beberapa hal utama

1. Memberi nasihat strategis militer

Ia membantu merumuskan kebijakan pertahanan Iran, termasuk strategi menghadapi Amerika Serikat, Israel, dan dinamika kawasan Timur Tengah.

2. Menjembatani militer dan politik

Dengan latar belakang sebagai mantan komandan Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC), ia menjadi penghubung antara elite militer dan pengambil keputusan politik.

3. Perumusan kebijakan keamanan nasional

Ia ikut berkontribusi dalam arah besar keamanan Iran, termasuk perlindungan jalur strategis seperti Selat Hormuz.

Trump Kesal Ditinggalkan Sekutu

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, melontarkan pernyataan keras terkait sikap negara-negara sekutu NATO yang menolak terlibat dalam pengamanan Selat Hormuz di tengah konflik bersenjata dengan Iran.

Dalam pernyataan yang dikutip dari BBC International, Trump menegaskan, AS tidak membutuhkan bantuan militer dari NATO, namun tetap menyayangkan ketidakhadiran sekutu dalam situasi krisis.

Menurutnya, penolakan tersebut sebagai “kesalahan bodoh”. ia juga menilai kondisi ini “tidak adil” bagi Amerika Serikat yang selama ini menjadi tulang punggung keamanan aliansi.

Pernyataan ini muncul setelah arus perdagangan energi global terganggu, akibat Iran menutup Selat Hormuz jalur utama distribusi minyak dunia sejak awal Maret 2026 sebagai respons atas serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel.

Dengan melibatkan sekutu, AS berupaya memastikan jalur tersebut tetap aman dan dapat dilalui kapal-kapal tanker.

Selain itu, langkah Trump juga bertujuan untuk membagi beban militer dengan negara-negara NATO. karena menurut Trump tanggung jawab menjaga stabilitas internasional seharusnya ditanggung bersama, bukan hanya oleh AS.

 

 

 

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved