Rabu, 8 April 2026

Presiden Prabowo Lakukan Kunjungan Resmi ke Jepang, Perkuat Kerja Sama Strategis

Prabowo Subianto ke Jepang 29–31 Maret 2026, bahas ekonomi, energi, dan keamanan dengan PM Sanae Takaichi

Editor: Eko Sutriyanto
Foto NHK
KUNJUNGAN KE JEPANG - PM Jepang Sanae Takaichi aktif mendekati Presiden Indonesia Prabowo Subianto di KTT APEC lalu. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dijadwalkan melakukan kunjungan resmi ke Jepang pada 29–31 Maret 2026. Tiba di bandara Haneda Minggu besok sekitar jam 5 sore waktu Jepang. 

Ringkasan Berita:
  • Prabowo Subianto dijadwalkan melakukan kunjungan resmi ke Jepang pada 29–31 Maret 2026 untuk memperkuat kemitraan strategis 
  • Ia akan bertemu PM Jepang Sanae Takaichi dan menghadap Naruhito. 
  • Agenda mencakup kerja sama ekonomi, energi, keamanan, serta forum bisnis tanpa penandatanganan MoU

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dijadwalkan melakukan kunjungan resmi ke Jepang pada 29–31 Maret 2026.

Tiba di bandara Haneda Minggu besok sekitar jam 5 sore waktu Jepang.

Kunjungan resmi sebagai kepala negara pertama ini menjadi bagian penting dalam memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Jepang yang selama ini telah terjalin erat dalam kerangka kemitraan strategis komprehensif.

Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari undangan yang sebelumnya disampaikan oleh Perdana Menteri Jepang saat itu, Shigeru Ishiba, ketika berkunjung ke Indonesia pada Januari 2025. 

Dalam agenda kunjungan, Presiden Prabowo akan menjalani sejumlah kegiatan kenegaraan dan diplomatik tingkat tinggi.

Baca juga: Eddy Soeparno Dukung Langkah Prabowo Subianto Percepat Transisi Energi

Pada 30 Maret, Presiden dijadwalkan menghadap Kaisar Jepang, Naruhito, serta menghadiri jamuan makan siang resmi yang diselenggarakan oleh Istana Kekaisaran. 

Pertemuan ini mencerminkan hubungan persahabatan yang hangat antara kedua negara.

Selanjutnya, pada 31 Maret, Presiden Prabowo akan menggelar pertemuan puncak dengan Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi. Dilanjutkan makan siang bersama.

Pertemuan ini diharapkan menghasilkan kesepahaman bersama untuk memperkuat kerja sama di berbagai bidang strategis, khususnya ekonomi dan keamanan.

Di bidang ekonomi, kedua negara akan membahas peningkatan perdagangan dan investasi, kerja sama energi, serta penguatan kolaborasi dalam ketahanan terhadap bencana. 

Selain itu, isu pengembangan inisiatif seperti Asia Zero Emission Community (AZEC) juga diperkirakan menjadi salah satu topik pembahasan utama.

Dalam sektor keamanan, kerja sama akan difokuskan pada pemberian Official Security Assistance (OSA), peningkatan keselamatan maritim, serta penguatan hubungan antar lembaga pertahanan kedua negara.

Selain agenda kenegaraan, Presiden Prabowo juga dijadwalkan menghadiri forum bisnis Indonesia–Jepang pada 30 Maret. Forum ini diselenggarakan bersama oleh Japan External Trade Organization (JETRO) dan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN), dengan tujuan mendorong kemitraan konkret antara pelaku usaha kedua negara.

Indonesia dinilai sebagai mitra strategis penting bagi Jepang, mengingat posisinya sebagai satu-satunya negara ASEAN yang tergabung dalam G20, negara kepulauan terbesar di dunia, serta salah satu kekuatan utama di kawasan Global South. 

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved