Iran Vs Amerika Memanas
2 Kapal Kontainer China Berhasil Lewati Selat Hormuz, Manfaat Punya Hubungan Baik dengan Iran
Dua kapal kontainer milik perusahaan pelayaran raksasa China, Cosco, berhasil melewati Selat Hormuz.
Ringkasan Berita:
- Pengiriman melalui Selat Hormuz telah melambat drastis dalam beberapa pekan terakhir.
- Iran mengatakan selat tersebut terbuka untuk kapal-kapal dari "negara-negara sahabat."
- Hingga kini, Iran mempertahankan hubungan diplomatik yang baik dengan Tiongkok.
TRIBUNNEWS.COM - Dua kapal kontainer milik perusahaan pelayaran raksasa China, Cosco, berhasil melewati Selat Hormuz saat keluar dari Teluk Persia.
Informasi ini menurut data pelacakan kapal pada Selasa (31/3/2026).
Pengiriman melalui Selat Hormuz telah melambat drastis dalam beberapa pekan terakhir karena Iran hampir menutup jalur air penting tersebut setelah serangan Amerika Serikat (AS)-Israel terhadap negara itu.
Kapal CSCL Indian Ocean melintasi selat tersebut sekitar pukul 09.14 GMT pada Senin (30/3/2026), diikuti oleh CSCL Arctic Ocean 27 menit kemudian, menurut data dari Marine Traffic.
Mereka melewati dekat pulau Larak yang dikuasai Iran dan menuju Port Klang di Malaysia.
Dilansir Arab News, Iran mengatakan selat tersebut terbuka untuk kapal-kapal dari "negara-negara sahabat."
Hingga kini, Iran mempertahankan hubungan diplomatik yang baik dengan Tiongkok.
Rencana Pungutan Tol Selat Hormuz
Media pemerintah Iran melaporkan, sebuah komisi parlemen telah menyetujui rencana untuk mengenakan bea masuk pada kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz, jalur air vital untuk pengiriman minyak dan gas yang secara efektif ditutup karena perang di Timur Tengah.
Mengutip seorang anggota komisi keamanan parlemen, Senin, televisi pemerintah mengatakan rencana tersebut melibatkan, antara lain, “pengaturan keuangan dan sistem bea masuk rial” dan “penerapan peran kedaulatan Iran.”
Rencana itu juga mencakup “larangan bagi warga Amerika dan rezim Zionis untuk melewatinya,” serta larangan bagi negara lain untuk menjatuhkan sanksi terhadap Iran.
Baca juga: Kapal Tanker Raksasa Kuwait Diserang Drone Iran di Dubai, Harga Minyak Dunia Melonjak
Diberitakan Al Arabiya, sekitar seperlima dari minyak mentah dan gas alam cair global melewati Selat Hormuz pada masa damai.
Sejak perang dimulai, penyeberangan telah anjlok sekitar 95 persen, menurut perusahaan intelijen maritim Kpler, dengan dampak yang dirasakan di seluruh pasar energi global.
Mengenal Selat Hormuz
Dikutip dari Al Jazeera, Selat Hormuz adalah satu-satunya jalur perdagangan utama di bumi yang dinamai menurut nama dewa.
Nama tersebut berasal dari Hormoz, terjemahan bahasa Persia Pertengahan dari Ahura Mazda – dewa Zoroastrianisme yang melambangkan kebijaksanaan, cahaya, dan tatanan kosmik.