Selasa, 28 April 2026

Gempa Bumi

Media Asing Sorot Gempa M7,8 Guncang Ternate, Peringatan Tsunami Meluas hingga Asia Pasifik

Media asing soroti gempa M7,8 di Ternate yang picu peringatan tsunami hingga Filipina, Jepang, dan Malaysia.

Tayang:
Ringkasan Berita:
  • Gempa kuat mengguncang Laut Maluku Utara dekat Ternate, Kamis (2/4/2026).
  • Peringatan tsunami meluas hingga sejumlah negara di Asia Pasifik.
  • Media asing menyoroti dampak dan potensi gempa susulan.

TRIBUNNEWS.COM - Sejumlah media internasional menyoroti gempa bumi kuat yang mengguncang wilayah timur Indonesia, tepatnya di Laut Maluku Utara dekat Ternate, Kamis (2/4/2026).

Al Jazeera melaporkan gempa bermagnitudo 7,4 mengguncang wilayah tersebut dan memicu peringatan tsunami untuk pulau-pulau di sekitarnya.

Sementara itu, The Guardian menyebut kekuatan awal gempa bahkan mencapai magnitudo 7,8 berdasarkan data Survei Geologi Amerika Serikat (USGS).

BBC dalam laporan langsungnya juga mengabarkan perkembangan situasi, termasuk adanya korban dan potensi gempa susulan.

Episentrum dan Kekuatan Gempa

USGS mencatat gempa terjadi pada kedalaman sekitar 35 kilometer dengan pusat berada sekitar 120 hingga 127 kilometer dari Ternate, Maluku Utara.

Gempa ini tergolong dangkal sehingga berpotensi menimbulkan dampak signifikan di wilayah permukaan.

Guncangan dilaporkan terasa hingga Manado, Sulawesi Utara, membuat warga berhamburan keluar rumah.

Seorang jurnalis AFP di Manado menyebut getaran berlangsung cukup lama dan memicu kepanikan warga.

Peringatan Tsunami Meluas

Sistem Peringatan Tsunami Amerika Serikat menyebut gelombang berbahaya berpotensi terjadi dalam radius 1.000 kilometer dari pusat gempa.

Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi pesisir Indonesia, Filipina, dan Malaysia.

Baca juga: Gempa M 7,6 Picu Kepanikan, Warga Diminta Menjauhi Kawasan Pantai dan Area Pelabuhan

Pusat Peringatan Tsunami Pasifik memperkirakan tinggi gelombang bisa mencapai 0,3 hingga 1 meter di beberapa wilayah pesisir Indonesia.

Badan Meteorologi Jepang juga mengeluarkan peringatan potensi gelombang kecil di sejumlah wilayah Asia Pasifik, termasuk Jepang dan Taiwan.

Dampak Awal dan Korban

Laporan awal menyebutkan adanya kerusakan bangunan di beberapa wilayah terdampak.

BBC melaporkan seorang perempuan berusia 70 tahun meninggal dunia setelah tertimpa reruntuhan bangunan di Minahasa, Sulawesi Utara.

Tim penyelamat juga menemukan sejumlah bangunan rusak di Manado dengan kondisi puing berserakan.

Selain itu, badan geologi nasional mencatat telah terjadi dua gempa susulan dengan magnitudo 5,5 dan 5,2.

Indonesia di Zona Rawan Gempa

Media asing turut menyoroti posisi Indonesia yang berada di kawasan Cincin Api Pasifik.

Baca juga: Gempa Magnitudo 7,3 di Sulawesi Utara, Satu Korban Dikabarkan Meninggal Dunia

Wilayah ini dikenal memiliki aktivitas seismik tinggi karena pertemuan lempeng tektonik.

Indonesia kerap mengalami gempa besar, termasuk gempa Cianjur 2022 yang menewaskan ratusan orang serta tsunami Aceh 2004 yang menelan ratusan ribu korban jiwa.

Imbauan dan Kewaspadaan

Otoritas setempat mengimbau masyarakat untuk menjauhi wilayah pesisir dan mengikuti jalur evakuasi.

Warga juga diminta mewaspadai potensi gempa susulan yang masih mungkin terjadi dalam beberapa waktu ke depan.

Perhatian luas dari media internasional menunjukkan besarnya dampak potensial gempa ini, sekaligus menegaskan tingginya risiko bencana di kawasan Indonesia timur.

(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved