Sabtu, 25 April 2026

Rusia Diundang ke KTT G20 di AS, Keputusan Delegasi Masih Ditunggu

Rusia dikabarkan menerima undangan untuk menghadiri KTT G20 di Amerika Serikat pada Desember mendatang.

HO/IST/Instagram/@rusemb_indonesia
UCAPAN SELAMAT IDULFITRI - Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan ucapan selamat kepada umat Muslim Rusia atas hari raya Idul Fitri 2026 yang menandai berakhirnya bulan suci Ramadan. Rusia dikabarkan menerima undangan untuk menghadiri KTT G20 di Amerika Serikat pada Desember mendatang. 

Ringkasan Berita:
  • Rusia menerima undangan resmi untuk hadir di KTT G20 di AS pada Desember.
  • Belum diputuskan siapa yang akan menjadi perwakilan Rusia.
  • KTT G20 akan berlangsung di Miami pada 14–15 Desember.

 

TRIBUNNEWS.COM - Rusia dilaporkan telah menerima undangan untuk berpartisipasi dalam pertemuan tingkat tinggi KTT G20.

KTT G20 rencananya akan digelar di Miami pada 14–15 Desember 2026 mendatang.

Informasi ini disampaikan oleh Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Alexander Pankin.

Menurut Pankin, undangan tersebut diberikan untuk partisipasi di tingkat tertinggi.

Namun hingga kini belum ada keputusan mengenai siapa yang akan mewakili Rusia dalam forum tersebut. 

Pankin menambahkan bahwa keputusan final kemungkinan akan diambil mendekati waktu pelaksanaan.

Keikutsertaan Rusia dalam forum ini menjadi perhatian, mengingat dinamika politik internasional yang terus berkembang.

Apa Itu KTT G20?

KTT G20 sendiri merupakan forum tahunan yang mempertemukan para pemimpin dari negara-negara maju dan berkembang untuk membahas berbagai isu global.

Yakni mulai dari ekonomi hingga tantangan geopolitik yang mendesak.

Dikutip dari situs Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia, G20 atau Group of Twenty adalah sebuah forum utama kerja sama ekonomi internasional yang beranggotakan negara-negara dengan perekonomian besar di dunia terdiri dari 19 negara dan 1 lembaga Uni Eropa.  

G20 merupakan representasi lebih dari 60 persen populasi bumi, 75 persen perdagangan global, dan 80 persen PDB dunia.  

Anggota G20 terdiri dari Afrika Selatan, Amerika Serikat, Arab Saudi, Argentina, Australia, Brasil, India, Indonesia, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Kanada, Meksiko, Republik Korea, Rusia, Perancis, Tiongkok, Turki, dan Uni Eropa.

Adapun menurut situs sherpag20indonesia.ekon.go.id, pembentukan G20 pada tahun 1999 timbul akibat kekecewaan komunitas internasional terhadap kegagalan G7 dalam mencari solusi terhadap permasalahan perekonomian global yang dihadapi saat itu.

Pandangan yang mengemuka saat itu adalah pentingnya bagi negara-negara berpendapatan menengah serta yang memiliki pengaruh ekonomi secara sistemik untuk diikutsertakan dalam perundingan demi mencari solusi permasalahan ekonomi global.

Forum tersebut selanjutnya merangkul negara maju dan berkembang untuk bersama-sama mengatasi krisis utama yang melanda Asia, Rusia, dan Amerika Latin.

(*)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved