Minggu, 26 April 2026

Mahasiswa Asal Austria Meninggal Beberapa Jam Setelah Terinfeksi Meningokokus B yang Disangka Flu

Alexander "Zander" Philogene, mahasiswa Australia berusia 21 tahun, meninggal dunia hanya beberapa jam setelah mengalami gejala awal Meningokokus B

Editor: Tiara Shelavie
Pexels
KESEHATAN - Ilustrasi demam tinggi diambil dari situs bebas royalti Pexels. 
Ringkasan Berita:
  • Alexander "Zander" Philogene, mahasiswa Australia berusia 21 tahun, meninggal dunia hanya beberapa jam setelah mengalami gejala awal Meningokokus B — seperti pusing, sakit kepala, dan ruam — saat dalam perjalanan kembali ke Austria
  • Meski dilaporkan telah divaksinasi, ia diduga terinfeksi strain baru yang lebih agresif yang baru-baru ini ditemukan di Inggris. 
  • Meningokokus B adalah penyakit bakteri berbahaya yang gejalanya menyerupai flu

TRIBUNNEWS.COM - Seorang mahasiswa meninggal hanya beberapa jam setelah mengalami gejala Meningokokus B, yang sering disalahartikan sebagai flu.

Dilansir PEOPLE, Alexander "Zander" Philogene meninggal di usia 21 tahun setelah diduga tertular penyakit berbahaya tersebut ketika ia kembali ke Wina, Austria, dari Porto, Portugal, tempat ia sempat bepergian, demikian dilaporkan media Australia The Advertiser.

Pria berusia 21 tahun itu adalah mahasiswa tingkat akhir di sebuah universitas Australia yang mengambil jurusan keuangan dan teknik kimia, dan sedang berkeliling Eropa dalam program studi luar negeri di Austria.

Pada 11 April, Philogene dilaporkan mengirim pesan kepada teman-temannya saat hendak menaiki pesawat kembali ke Austria bahwa ia mengalami "pusing, sakit kepala, dan sesak napas," yang kemudian disertai ruam kulit, menurut The Advertiser dan 9 News. Penerbangan berlangsung selama tiga jam, dan teman-temannya mendorongnya untuk segera mencari pertolongan medis sebelum ia mengalami serangan jantung di bandara.

Ia segera diterbangkan ke rumah sakit setempat menggunakan helikopter. Ia dinyatakan meninggal dunia pada pukul 14.45 waktu setempat di fasilitas medis Austria tersebut.

Philogene dilaporkan telah divaksinasi terhadap penyakit ini, namun ada kemungkinan ia tertular strain baru yang lebih "agresif" yang ditemukan di Inggris pada Maret lalu, demikian dilaporkan The Advertiser dengan mengutip para ahli medis.

Baca juga: Tidur Siang Ideal: Tidak Terlalu Singkat, Tidak Terlalu Lama

Seorang mahasiswa di Universitas Kent juga sebelumnya dilaporkan meninggal akibat penyakit yang sama, sebagaimana dikonfirmasi oleh perwakilan universitas tersebut kepada PEOPLE.

Philogene adalah keponakan dari koki profesional Chris Jarmer. Jarmer, pemilik Jarmer's Kitchen, bertugas sebagai koki untuk tim sepak bola Australia Adelaide Crows dan tim renang nasional Australia.

"Saya sungguh tidak bisa membayangkannya... hati ini langsung hancur hanya dengan memikirkannya," kata Jarmer kepada The Advertiser. "Dia sangat lucu, sangat cerdas dan cepat berpikir. Kami semua hancur. Kami akan merindukannya selamanya."

Seorang teman keluarga membuat halaman GoFundMe untuk keluarga Philogene guna membantu biaya pemakaman.

"Zander adalah jiwa yang benar-benar baik dan indah, yang berarti begitu banyak bagi begitu banyak orang," tulis deskripsi GoFundMe tersebut. "Kepergiannya meninggalkan kekosongan yang tak tergambarkan dalam kehidupan semua orang yang mengenali dan mencintainya."

"Penyakit meningokokus adalah infeksi bakteri yang serius," menurut Cleveland Clinic. "Penyakit ini menular antar manusia, biasanya melalui air liur atau lendir yang terinfeksi."

Karena sering memiliki "banyak gejala yang sama dengan flu atau pilek," penyakit ini paling baik ditangani dengan antibiotik, dan vaksin dapat mencegah penularannya, menurut Cleveland Clinic.

"Penyakit meningokokus sangat serius," menurut Cleveland Clinic. "Sekitar 10 hingga 15 dari setiap 100 orang yang menderita penyakit meningokokus meninggal dunia, bahkan dengan pengobatan."

Komplikasi yang dapat terjadi meliputi kerusakan otak, kerusakan ginjal, kehilangan anggota tubuh, kerusakan saraf, atau kehilangan pendengaran total, menurut Cleveland Clinic.

Tags
flu
Austria
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved