Kamis, 21 Mei 2026

Aktivis dan Jurnalis RI Ditangkap Israel

Israel Tuai Kecaman Global, Menterinya Ejek Aktivis Armada Gaza yang Tangannya Diikat dan Berlutut

Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Italia, dan Kanada termasuk di antara negara-negara yang menyatakan kemarahan.

Tayang:
Penulis: Nuryanti

Ringkasan Berita:
  • Para aktivis dipaksa berlutut di tanah dengan tangan diikat di belakang punggung mereka.
  • Tindakan Itamar Ben-Gvir menuai kritik langka dari Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, yang mengatakan bahwa tindakan tersebut "tidak sejalan dengan nilai-nilai Israel".
  • Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Italia, dan Kanada termasuk di antara negara-negara yang menyatakan kemarahan.

TRIBUNNEWS.COM - Terjadi kecaman internasional imbas perlakuan Israel terhadap para aktivis pro-Palestina yang berada di atas kapal bantuan yang menuju Gaza dan dicegat oleh pasukan angkatan laut Israel.

Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Italia, dan Kanada termasuk di antara negara-negara yang menyatakan kemarahan setelah Menteri Keamanan Nasional sayap kanan, Itamar Ben-Gvir, mengunggah video yang menunjukkan dirinya mengejek para aktivis yang berlutut dengan tangan terikat di belakang punggung mereka.

Para aktivis yang ditahan Israel tersebut diketahui berasal dari Global Sumud Flotilla.

Lebih dari 50 perahu yang berpartisipasi dalam Global Sumud Flotilla (GSF) berlayar dari Turki pada Kamis (14/5/2026) lalu.

Ratusan aktivis yang berupaya menerobos blokade maritim Israel terhadap Gaza yang telah berlangsung hampir dua dekade mulai dicegat oleh pasukan Israel di lepas pantai Siprus, di Laut Mediterania, pada Senin (18/5/2026).

Video tersebut, yang diunggah dengan keterangan "selamat datang di Israel", juga menunjukkan para aktivis dipaksa berlutut di tanah dengan tangan diikat di belakang punggung mereka, sementara lagu kebangsaan Israel diputar melalui pengeras suara.

Sebuah kelompok hak asasi manusia yang mewakili 430 orang dari lebih dari 40 negara yang ikut serta dalam Global Sumud Flotilla kini menuntut pembebasan mereka.

Armada kapal tersebut, yang membawa sejumlah kecil bantuan, bertujuan untuk menyoroti kondisi sulit yang dialami warga Palestina di Gaza yang dilanda perang.

Namun, Israel menepisnya sebagai "aksi publisitas untuk kepentingan Hamas".

Israel Tuai Kecaman Global

Tindakan Itamar Ben-Gvir menuai kritik langka dari Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, yang mengatakan bahwa tindakan tersebut "tidak sejalan dengan nilai-nilai Israel".

"Israel memiliki hak penuh untuk mencegah armada provokatif pendukung Hamas memasuki perairan teritorial kami dan mencapai Gaza," kata Netanyahu dalam sebuah pernyataan.

"Namun, cara Menteri Ben Gvir menangani para aktivis armada kapal tidak sejalan dengan nilai-nilai dan norma-norma Israel."

"Saya telah menginstruksikan pihak berwenang terkait untuk mendeportasi para provokator sesegera mungkin," lanjutnya.

Baca juga: Kesaksian Eks Aktivis Sumud Flotilla Alami Penyiksaan saat Ditahan Israel dalam Misi Bantuan

Kini Israel juga menuai kecaman global imbas video ejekan dari Itamar Ben-Gvir tersebut.

Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Kaja Kallas, mengkritik aksi Itamar Ben-Gvir.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved