Jumat, 1 Mei 2026

Donald Trump Pimpin Amerika Serikat

Update Kasus Penembakan Trump: Pelaku Terancam Pasal Percobaan Pembunuhan

Jaksa Federal Washington menyatakan pelaku akan didakwa atas penyerangan terhadap petugas federal dan penggunaan senjata api untuk kekerasan

Tayang:
Penulis: Bobby W
Editor: Febri Prasetyo
Ringkasan Berita:
  • Cole Tomas Allen (31), tersangka penembakan di acara jamuan makan malam Gedung Putih yang menargetkan Donald Trump, dijadwalkan menjalani sidang perdana di pengadilan federal Washington pada Senin (27/4/2026)
  • Pelaku meninggalkan manifesto yang menyebut dirinya sebagai "Pembunuh Federal yang Ramah" dan mengungkap rencana penyerangan terhadap Trump serta pejabat AS lainnya di Hotel Washington Hilton
  • Allen melepaskan tembakan dengan shotgun ke arah agen Secret Service sebelum akhirnya dilumpuhkan

 

TRIBUNNEWS.COM – Kasus penembakan yang mengguncang acara jamuan makan malam koresponden Gedung Putih (White House Correspondents’ Association Dinner) memasuki babak baru.

Pria yang dituduh menembak seorang agen Secret Service saat mencoba menembus keamanan di lokasi keberadaan Presiden Donald Trump dijadwalkan hadir di pengadilan pada Senin (27/4/2026) untuk menghadapi tuntutan pidana.

Pelaku yang diidentifikasi bernama Cole Tomas Allen (31) tersebut dijadwalkan segera menjalani sidang pertamanya di pengadilan federal Washington.

Hal ini terjadi dua hari setelah pihak berwenang menggagalkan serangan dalam acara tahunan yang dihadiri oleh para jurnalis dan politisi tersebut.

Manifesto Pelaku

Allen meninggalkan sebuah manifesto kepada anggota keluarganya. 

Dalam dokumen tersebut, ia menyebut dirinya sebagai "Pembunuh Federal yang Ramah"  dan membahas rencana untuk menargetkan pejabat senior pemerintahan Trump yang hadir di ballroom hotel.

Blanche menyebutkan bahwa target sosok pelaku yang berasal Torrance, California, tersebut kemungkinan besar termasuk Trump sendiri.

Allen dilaporkan telah memesan kamar di hotel Washington Hilton, lokasi di mana jamuan makan malam tersebut berlangsung, dan melakukan perjalanan dari California ke Washington menggunakan kereta api.

Insiden penembakan pada hari Sabtu itu sempat membuat para tamu undangan kocar-kacir mencari perlindungan di bawah meja.

Aparat penegak hukum segera melarikan para pejabat senior keluar dari ruangan.

Trump, yang dijadwalkan memberikan pidato malam itu, langsung dilarikan turun dari panggung oleh personel keamanan sesaat setelah tembakan terdengar.

Baca juga: Trump Akui Sempat Menolak Dievakuasi Saat Penembakan di Makan Malam Koresponden

Agenda Sidang

Sidang pada hari Senin ini diperkirakan akan berlangsung singkat. 

Hakim akan memberitahukan hak-hak hukum Allen, sementara jaksa diprediksi akan meminta penahanan tersangka selama proses hukum berjalan.

Hingga kini belum jelas apakah Allen sudah memiliki pengacara untuk menanggapi tuduhan tersebut.

INSIDEN GEDUNG PUTIH - Tangkap layar YouTube DW News memperlihatkan Presiden AS Donald Trump menghadiri acara makan malam tahunan bersama para wartawan, Sabtu 25 April 2026. Trump digiring keluar tak lama setelah itu karena terdapat potensi ancaman.
INSIDEN GEDUNG PUTIH - Tangkap layar YouTube DW News memperlihatkan Presiden AS Donald Trump menghadiri acara makan malam tahunan bersama para wartawan, Sabtu 25 April 2026. Trump digiring keluar tak lama setelah itu karena terdapat potensi ancaman. (Youtube)

Meskipun dakwaan belum diajukan secara resmi, Jaksa Federal Washington, Jeanine Pirro, menyatakan bahwa Allen akan didakwa atas penyerangan terhadap petugas federal dan penggunaan senjata api untuk melakukan tindak kekerasan.

Pelaksana Tugas Jaksa Agung, Todd Blanche, menambahkan bahwa dakwaan lain, termasuk percobaan pembunuhan, sangat mungkin dilakukan seiring penyelidikan yang masih berlangsung.

Kronologi Kejadian

Menurut pihak berwenang, tersangka melepaskan tembakan menggunakan shotgun ke arah agen Secret Service di titik pemeriksaan di dalam hotel sebelum akhirnya diringkus.

Cuplikan video yang diunggah Trump secara daring menunjukkan tersangka berlari melalui lorong di luar ballroom.

Pejabat AS menyatakan tersangka berhasil dilumpuhkan tepat di dalam parameter keamanan dan memuji tindakan penegak hukum sebagai sebuah keberhasilan.

Namun, insiden ini kembali membangkitkan kekhawatiran atas keselamatan Trump, yang sebelumnya sempat selamat dari dua upaya pembunuhan selama kampanye kepresidenan 2024.

Agen Secret Service yang tertembak dilaporkan selamat karena rompi taktis yang digunakannya mampu menahan peluru.

Sosok Agen yang menjadi korban penembakan tersebut juga telah diperbolehkan pulang dari rumah sakit beberapa jam setelah kejadian. 

Mantan Dosen Pelaku Mengaku Terkejut

Baca juga: Viral Bos UFC Santai saat Penembakan Trump, Dana White: Ini Momen Keren!

Kabar keterlibatan Cole Tomas Allen dalam aksi nekat ini mengejutkan orang-orang di masa lalunya.

Satu di antaranya adalah sosok Bin Tang, seorang profesor di Departemen Ilmu Komputer Universitas Negeri California.

Sosok dosen yang pernah mengajar sang pelaku ini mengaku sangat terkejut karena mengenal Allen sebagai sosok yang sopan.

“Dia memang murid yang sangat baik, selalu duduk di baris pertama kelas saya, memperhatikan, datang ke jam kantor saya, dan sering mengirimi saya email berisi pertanyaan tentang tugas kuliah,” ujar Tang kepada KNBC.

“Saya sangat terkejut melihat berita itu,” tambahnya.

Hingga saat ini, motif pasti dari sosok pelaku masih didalami oleh pihak kepolisian federal.

PIDATO TRUMP - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump memberikan pidato perdananya soal perang di Iran pada Rabu (1/4/2026) malam waktu setempat.
PIDATO TRUMP - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump memberikan pidato perdananya soal perang di Iran pada Rabu (1/4/2026) malam waktu setempat. (YouTube Associated Press)

(Tribunnews.com/Bobby)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved