Minggu, 26 April 2026

Donald Trump Pimpin Amerika Serikat

Pemimpin Dunia Kecam Penembakan di Acara Gedung Putih yang Dihadiri Trump

Atas kejadian mencekam ini, para pemimpin dunia menyatakan keterkejutan mereka dan mengutuk keras serangan terhadap institusi demokrasi

Penulis: Bobby W
Editor: Endra Kurniawan

Ringkasan Berita:
  • Presiden Donald Trump dan sejumlah pejabat tinggi dievakuasi secara mendadak dari acara WHCA Dinner setelah terdengar tembakan di area hotel Washington Hilton.
  • Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun satu agen Secret Service tertembak dari jarak dekat dan berhasil selamat berkat penggunaan rompi antipeluru
  • Para pemimpin dunia, termasuk dari Inggris, Prancis, Israel, hingga Uni Eropa, mengutuk keras serangan tersebut dan menegaskan bahwa kekerasan tidak memiliki tempat dalam demokrasi

 

TRIBUNNEWS.COM – Gelombang kecaman internasional mengalir deras setelah insiden penembakan yang mengguncang acara malam gala media White House Correspondents' Association (WHCA) Dinner di hotel Washington Hilton, Sabtu (25/4/2026) waktu setempat.

Seperti yang diwartakan sebelumnya, kepanikan luar biasa melanda lokasi kejadian ketika Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bersama Ibu Negara Melania Trump dan sejumlah pejabat tinggi negara harus dievakuasi secara mendadak.

Evakuasi dilakukan setelah terdengar rentetan suara tembakan di dekat area pemeriksaan keamanan (magnetometer) di luar ruang ballroom utama. 

Agen Secret Service bertindak cepat dengan mengamankan Presiden dan melumpuhkan pelaku yang diketahui bernama Cole Tomas Allen (31), seorang pria asal Torrance, California.

Saat beraksi, pelaku membawa sebuah senapan laras panjang, pistol, dan beberapa bilah pisau.

Baca juga: Pelaku Penembakan Jamuan Trump Teridentifikasi, Masuk Daftar Tamu Hotel

Meski satu agen Secret Service tertembak dari jarak dekat, ia berhasil selamat berkat rompi antipeluru.

Atas kejadian mencekam ini, para pemimpin dunia menyatakan keterkejutan mereka dan mengutuk keras serangan terhadap institusi demokrasi.

Berikut adalah pernyataan resmi para pemimpin dunia terkait insiden tersebut:

1. Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer

INGGRIS SIAP AKUI PALESTINA - Tangkapan layar video pernyataan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer tentang krisis kemanusiaan di Gaza dan rencana pemerintah Inggris untuk perdamaian termasuk pengakuan Negara Palestina, yang diunggah di Facebook Keir Starmer pada Selasa (29/7/2025).
PERDANA MENTERI INGGRIS - Tangkapan layar video pernyataan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer yang diunggah di Facebook Keir Starmer pada Selasa (29/7/2025). (Tangkapan layar Facebook Keir Starmer)

Keir Starmer menyatakan dirinya sangat terkejut dengan laporan dari Washington. Ia menegaskan perlindungan terhadap institusi demokrasi dan media.

"Saya Terkejut dengan adegan di Jamuan Makan Malam Koresponden Gedung Putih di Washington semalam. Setiap serangan terhadap institusi demokrasi atau kebebasan pers harus dikutuk sekeras mungkin."

2. Presiden Prancis, Emmanuel Macron

Emmanuel Macron menyampaikan dukungan penuh kepada Donald Trump dan menganggap kekerasan tersebut sebagai ancaman bagi demokrasi.

"Kekerasan tidak memiliki tempat dalam demokrasi. Hal ini tidak dapat diterima. Saya memberikan dukungan penuh saya kepada Donald Trump."

3. Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu

Bersama sang istri, Sara, Netanyahu mengungkapkan kelegaan karena rombongan kepresidenan AS berhasil selamat dari upaya penyerangan tersebut.

"Saya terkejut dengan upaya pembunuhan Trump. Kami lega karena Presiden dan Ibu Negara AS selamat dan kuat. Kami mengirimkan doa untuk pemulihan penuh dan cepat bagi petugas polisi yang terluka dan memberi hormat kepada Secret Service AS atas tindakan mereka yang cepat dan tegas."

Baca juga: Jurnalis AS Merasa Dikhianati hingga Kritik Trump, Akui Tak Benci Presiden AS tapi Perang Iran

4. Perdana Menteri India, Narendra Modi

Perdana Menteri India Narendra Modi tiba di Bharat Mandapam untuk KTT Pemimpin G20 di New Delhi pada 9 September 2023. Ludovic MARIN / POOL / AFP
Perdana Menteri India Narendra Modi tiba di Bharat Mandapam untuk KTT Pemimpin G20 di New Delhi pada 9 September 2023. Ludovic MARIN / POOL / AFP (Arsip Tribunnews 9 September 2023, Copyright: Ludovic MARIN / POOL / AFP)
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved