Donald Trump Pimpin Amerika Serikat
Kunjungi Vatikan saat Paus 'Diserang' Trump, Menlu AS Berharap Masih Disambut secara 'Terbuka'
Dubes AS untuk Vatikan menilai ketegangan Paus Leo XIV dan Trump terjadi bisa diselesaikan secara damai melalui dialog
Ringkasan Berita:
- Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, menjadwalkan kunjungan ke Vatikan pekan ini untuk melakukan dialog "terbuka" dengan Paus Leo XIV di tengah ketegangan diplomatik.
- Kunjungan ini bertepatan dengan pernyataan Donald Trump yang kembali melontarkan kritik tajam dengan menuduh Paus Leo XIV mendukung kepemilikan senjata nuklir Iran
- Duta Besar AS untuk Vatikan, Brian Burch, menekankan bahwa kunjungan Rubio bertujuan untuk menyelesaikan perbedaan pendapat melalui dialog autentik dan persaudaraan
TRIBUNNEWS.COM – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio, mengharapkan adanya pertemuan yang masih "terbuka" dengan Paus Leo XIV dalam kunjungannya ke Vatikan minggu ini.
Kekhawatiran tersebut, disampaikan Rubio kepada Duta Besar AS untuk Vatikan, Brian Burch, pada Selasa waktu setempat (5/5/2026), tak lama setelah Presiden Donald Trump melontarkan serangan verbal baru terhadap Paus Leo XIV.
Adapun di kritik kali ini, Trump kembali menuding Paus dan Vatikan terlalu memedulikan kepentingan Iran.
Hal tersebut, disampaikan Trump dalam komentar terbarunya saat berbicara dengan pembawa acara radio sayap kanan Hugh Hewitt.
“Paus lebih suka berbicara tentang fakta bahwa tidak apa-apa bagi Iran untuk memiliki senjata nuklir, dan menurut saya itu tidak terlalu baik,” kata Trump.
Trump juga menilai, sikap Paus Leo XIV yang terlalu memihak kepada Iran bisa membahayakan umat Katolik di seluruh dunia.
“Saya pikir dia membahayakan banyak umat Katolik dan banyak orang. Tapi saya rasa jika itu terserah pada Paus, dia pikir tidak apa-apa bagi Iran untuk memiliki senjata nuklir.”
Paus Leo XIV sendiri tidak pernah menyatakan dukungan agar Iran memiliki senjata nuklir.
Sikapnya selama ini adalah menentang peperangan yang diklaim Trump bertujuan untuk mengakhiri program nuklir negara tersebut.
Upaya Redakan Ketegangan AS-Vatikan
Baca juga: Trump Mengaku Kecewa Lihat PM Italia Giorgia Meloni Ikut Bela Paus Leo XIV
Terkait memanasnya diskusi terkait kebijakan perang di Iran, Dubes AS untuk Vatikan, Brian Burch, secara diplomatis mengatakan bahwa pihaknya selalu berusaha keras untuk meredakan ketegangan yang ada.
Burch menilai, ketegangan dengan Vatikan selama ini terjadi karena masalah perbedaan pendapat yang bisa diselesaikan secara damai melalui dialog.
“Dapat dimaklum bahwa tiap negara memiliki perbedaan pendapat, dan saya pikir salah satu cara untuk menyelesaikannya adalah… melalui persaudaraan dan dialog yang autentik,” ujar Brian Burch kepada para jurnalis seperti yang dilansir NBC News.
Burch menambahkan bahwa Rubio datang ke Vatikan dengan semangat untuk membangun komunikasi yang jujur seperti yang ia harapkan.
“Saya pikir Sekretaris (Rubio) datang ke sini dengan semangat tersebut. Untuk melakukan percakapan yang apa adanya mengenai kebijakan AS, guna terlibat dalam dialog.” pungkasnya.
Agenda Menlu AS di Vatikan