Canda Menlu Sugiono ke Menlu Singapura: Kami Sering Bertemu, Jadi Sulit untuk Formal
Menlu Sugiono menerima kunjungan bilateral Menteri Luar Negeri Singapura, Vivian Balakrishnan di Gedung Pancasila pada Selasa (12/5/2026).
Ringkasan Berita:
- Menlu Sugiono menerima kunjungan bilateral Menteri Luar Negeri Singapura, Vivian Balakrishnan di Gedung Pancasila pada Selasa (12/5/2026).
- Pertemuan ini bertujuan untuk membahas kerja sama investasi ekonomi dan penguatan koordinasi kedua negara di tengah ketidakpastian situasi global.
- Selain membahas hubungan bilateral, Menlu Singapura juga secara khusus meminta saran kepada Indonesia terkait persiapan Singapura menjadi Ketua ASEAN tahun depan.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Luar Negeri RI Sugiono menerima kunjungan bilateral Menteri Luar Negeri Singapura, Vivian Balakrishnan di Gedung Pancasila, Jalan Taman Pejambon, Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Selasa (12/5/2026).
Pertemuan ini bertujuan untuk membahas kerja sama investasi ekonomi dan penguatan koordinasi kedua negara di tengah ketidakpastian situasi global.
Menlu Vivian tiba di Gedung Pancasila sekira pukul 10.35 WIB DAN langsung disambut hangat oleh Menlu Sugiono.
Menlu Sugiono dan Menlu Vivian terlihat kompak memakai batik berwarna biru muda.
Seusai melakukan sesi foto dan bersalaman, keduanya langsung melakukan sesi pertemuan bilateral.
Saat sesi tersebut, Menlu Sugiono melontarkan candaan mengenai kedekatan hubungan diplomatik kedua negara.
Ia menyebut bahwa frekuensi pertemuan yang sangat sering dilakukan keduanya membuat suasana formal sulit dilakukan.
"Karena fakta bahwa kita sangat sering bertemu, sulit untuk menjadi formal juga. Jadi kita mempertahankan hal itu," ujar Sugiono kepada Menlu Vivian diiringi tawa delegasi.
Baca juga: Singapura Rilis Kronologis Pasien Suspek Hantavirus Bisa Sampai ke Negaranya
Kedekatan ini diamini oleh Menlu Vivian Balakrishnan yang mengungkapkan bahwa komunikasi antara keduanya tidak hanya terjadi dalam forum resmi.
Ia menyebut koordinasi terus berjalan melalui kanal pribadi seperti aplikasi pesan singkat.
"Kita sangat sering bertemu satu sama lain, bahkan kita baru saja bertemu di akhir pekan lalu, dan tentunya komunikasi melalui WhatsApp dan melalui panggilan telepon," ungkap Vivian.
Menurut Vivian, komunikasi intensif tersebut sangat krusial agar kedua negara bisa saling mendukung, terutama dalam menjaga sektor-sektor vital selama masa krisis.
"Di masa-masa seperti ini, saya rasa sangat penting bagi kedua negara kita untuk saling mendukung satu sama lain dalam krisis guna memastikan terutama pada hal-hal esensial seperti energi dan ekonomi, dan agar kedua negara kita terus tetap berfungsi dan memberikan layanan bagi rakyat kita," tambahnya.
Baca juga: Usai Akuisisi Kilang Minyak di Singapura, Emiten Prajogo Pangestu BRPT Cetak Laba 271 Juta Dolar AS
Selain membahas hubungan bilateral, Menlu Singapura juga secara khusus meminta saran kepada Indonesia terkait persiapan Singapura menjadi Ketua ASEAN tahun depan.
Kedua pihak sepakat untuk terus mengonsolidasikan potensi ekonomi demi menjaga ketahanan kawasan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/MENLU-SUGIONO-DAN-MENLU-SINGAPURA.jpg)