Selasa, 12 Mei 2026

Wali Kota Arcadia Mengaku Bersalah Jadi Agen Asing China, Langsung Mundur dari Jabatan

Wali Kota Arcadia, California, Eileen Wang, mengaku bersalah karena bertindak sebagai agen asing untuk pemerintah China tanpa melapor ke otoritas AS.

Tayang:
Editor: Tiara Shelavie
Tangkap layar YouTube LiveNOW from FOX
AGEN CHINA - Tangkap layar YouTube LiveNOW from FOX 12 Mei 2026, memperlihatkan Wali Kota Arcadia, California, Eileen Wang (58). Ia mengaku bersalah karena bertindak sebagai agen asing untuk pemerintah China tanpa melapor ke otoritas AS. 

Ringkasan Berita:
  • Wali Kota Arcadia, California, Eileen Wang, mengaku bersalah karena bertindak sebagai agen asing untuk pemerintah China tanpa melapor ke otoritas AS. 
  • Ia diduga membantu menyebarkan propaganda pro-Beijing melalui sebuah situs berita lokal untuk komunitas Tionghoa. 
  • Setelah kasus ini diumumkan, Wang langsung mengundurkan diri dari jabatan wali kota dan dewan kota.

TRIBUNNEWS.COM - Wali Kota Arcadia, California, sebuah kota pinggiran Los Angeles dengan populasi warga keturunan Tionghoa-Amerika yang besar, setuju untuk mengaku bersalah atas dakwaan federal karena bertindak sebagai agen asing untuk China dan menyebarkan propaganda atas nama Beijing, kata pejabat Amerika Serikat pada Senin.

Dilansir Reuters, beberapa jam setelah kasus ini diumumkan ke publik, Eileen Wang (58) mengundurkan diri dari dewan kota Arcadia, termasuk dari jabatan wali kota yang ia emban sejak Februari secara bergilir, menurut kantor manajer kota.

Ia sempat hadir singkat di hadapan hakim federal yang meminta para pengacara menyepakati tanggal sidang berikutnya, di mana Wang akan secara resmi menyampaikan pengakuan bersalahnya. Uang jaminan ditetapkan sebesar 25.000 dolar AS. Sidang pada Senin dilakukan melalui penerjemah bahasa Mandarin.

Dalam dokumen perjanjian pengakuan bersalah setebal 19 halaman yang diajukan pada 1 April dan dibuka ke publik pada Senin, Wang setuju mengaku bersalah atas satu dakwaan kejahatan berat berupa bertindak sebagai agen pemerintah China tanpa pemberitahuan sebelumnya kepada Departemen Kehakiman AS.

Dakwaan tersebut membawa ancaman hukuman hingga 10 tahun penjara federal.

“Individu di negara kami yang diam-diam menjalankan kepentingan pemerintah asing merusak demokrasi kami,” kata Jaksa AS Bill Essayli saat mengumumkan kasus tersebut.

Dalam perjanjian itu, Wang mengakui telah mempromosikan propaganda yang menguntungkan China “atas arahan dan kendali” pejabat pemerintah China dari akhir 2020 hingga 2022, sebelum ia terpilih untuk masa jabatan empat tahun di dewan kota Arcadia.

Baca juga: CEO Apple Tim Cook Dipastikan Ikut Kunjungan Trump ke China

Secara khusus, ia membantu mengelola situs web bernama U.S. News Center, yang mengklaim sebagai sumber berita sah bagi komunitas lokal yang mayoritas etnis Tionghoa, tetapi sebenarnya merupakan corong propaganda pemerintah Beijing, menurut dokumen tersebut.

Menurut dokumen, Wang menerima dan menjalankan arahan dari pejabat pemerintah China untuk mengunggah konten pro-China di situs tersebut, termasuk artikel yang membantah laporan pelanggaran hak asasi manusia terhadap etnis Uyghur di wilayah Xinjiang, China.

Saat menerima pesan pujian dari seorang pejabat pemerintah China terkait pekerjaannya, Wang membalas, “Terima kasih, pemimpin,” menurut isi dokumen.

Dokumen juga menyebut Wang bekerja erat dengan seorang rekannya bernama Yaoning “Mike” Sun, yang pernah ia sebut secara publik sebagai tunangannya dan sempat tercatat sebagai penasihat keuangan kampanye.

Sun (65) dijatuhi hukuman empat tahun penjara pada Februari setelah mengaku bersalah pada Oktober 2025 atas satu dakwaan bertindak sebagai agen ilegal pemerintah asing.

Salah satu kontak Wang dengan pemerintah Beijing, menurut jaksa, adalah tokoh Partai Komunis China bernama John Chen, yang menurut dokumen pengadilan merupakan anggota senior aparat intelijen China dan pernah bertemu langsung dengan Presiden China Xi Jinping.

Chen dijatuhi hukuman 20 bulan penjara pada November 2024 atas kasus serupa.

Dalam pernyataan yang dirilis pengacaranya, Wang mengatakan dirinya meminta maaf dan menyesali kesalahan yang telah dibuat dalam kehidupan pribadinya.

Manajer Kota Dominic Lazzaretto mengatakan dalam pernyataan terpisah bahwa dakwaan federal tersebut berkaitan dengan tindakan yang berhenti setelah Wang resmi dilantik pada Desember 2022. Ia juga menegaskan tidak ada dana kota, staf, maupun proses pengambilan keputusan pemerintah kota yang terlibat.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved