Jumat, 8 Mei 2026

BWF World Tour

Asian Games 2026 Dibidik Pelatih Korea, Prediksi An Se-young Cs Tantang China Lagi

Belajar dari gelar Uber Cup 2026, pelatih kepala tim Korea Selatan bidik Asian Games 2026 dengan mengincar lawan China lagi.

Tayang:

Ringkasan Berita:
  • Park Joo-bong menargetkan kemenangan atas China di Asian Games 2026 setelah Uber Cup 2026
  • Pelatih asal Korea tersebut mengakui keunggulan pasangan ganda pertama China namun tetap optimistis
  • Ketenangan Kim Ga-eun dalam menumbangkan pemain elite menjadi faktor kunci kemenangan Korea

TRIBUNNEWS.COM - Keberhasilan Park Joo-bong, selaku pelatih kepala tim Korea membawa gelar prestisius Uber Cup 2026 mulai membidik sasaran berikutnya yakni Asian Games 2026 yang akan dihelat di Jepang, September mendatang.

Keberhasilan membawa pulang trofi Uber Cup 2026 menjadi bukti bahwa Park Joo-bong mulai nyetel dengan anak asuhnya.

Sebagai juru taktik yang kenyang pengalaman, Park menyadari bahwa peta kekuatan bulu tangkis dunia, khususnya di sektor putri, masih berporos pada rivalitas abadi antara Korea Selatan dan China.

Baginya, kemenangan di Denmark adalah suntikan moral sebelum mereka bertempur di Jepang menyusul gelaran multievent olahraga terbesar se-Asia tersebut.

Kepercayaan Diri Pasca-Uber Cup

Park Joo-bong mengungkapkan rasa bangganya bisa memberikan gelar mayor pertama bagi Korea sejak ia menjabat mulai 2025 lalu.

Meskipun Korea pernah menjadi kampiun Uber Cup pada edisi 2022, saat itu mantan pelatih tim Jepang belum berada di kursi kepelatihan Negeri Ginseng.

lihat fotoSELEBRASI - Pemimpin tim Uber Korea, An Se-young, berselebrasi dengan rekan-rekan setimnya setelah memastikan gelar juara Uber Cup 2026 dengan mengalahkan China di Forum Horsens, Denmark, pada 3 Mei 2026. (Foto: BWF)
SELEBRASI - Pemimpin tim Uber Korea, An Se-young, berselebrasi dengan rekan-rekan setimnya setelah memastikan gelar juara Uber Cup 2026 dengan mengalahkan China di Forum Horsens, Denmark, pada 3 Mei 2026. (Foto: BWF)

"Kami memang juara pada 2022, tetapi saat itu saya belum membersamai tim ini. Saya baru diminta menjadi kepala pelatih (Korea) tahun lalu, jadi gelar ini terasa sangat spesial bagi saya secara pribadi," ujar Park dikutip dari laman resmi BWF.

Ia menambahkan bahwa fokus tim kini beralih sepenuhnya ke Asian Games.

"Tahun ini ada agenda besar di Jepang. Kemungkinan besar kami akan kembali berhadapan dengan China di sana. Gelar Uber Cup ini adalah modal penting untuk meningkatkan level kepercayaan diri para pemain," imbuhnya optimistis.

Mengincar Celah di Sektor Ganda

Menatap potensi duel ulang melawan China, Park Joo-bong secara blak-blakan membedah strategi yang ia usung.

Sorotan utama tentu tertuju pada bagaimana strategi Korea untuk membungkam dominasi Negeri Tirai Bambu yang dikenal memiliki kedalaman skuad luar biasa.

Baca juga: Sukses Pecahkan Rekor Susi Susanti di Uber Cup 2026, Akane Yamaguchi Tetap Diliputi Rasa Penyesalan

Dalam skenarionya, An Se-young tetap menjadi kartu as yang diharapkan bisa mengamankan poin di sektor tunggal pertama.

Namun, pria yang pernah melatih tim Malaysia ini memberikan catatan jujur mengenai sektor ganda pertama.

Ia mengakui adanya jurang perbedaan kualitas saat harus berhadapan dengan pasangan nomor satu dunia asal China, Liu Sheng Shu/Tan Ning.

Faktanya, pasangan tersebut memang menjadi tembok yang sangat sulit ditembus, bahkan pada partai final Uber Cup kemarin.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved