Rabu, 13 Mei 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Terungkap, Arab Saudi Luncurkan Serangan Balasan ke Iran untuk Pertama Kalinya

Menurut pejabat Iran dan Barat, Saudi bahkan memberi tahu Teheran terlebih dahulu mengenai serangan tersebut.

Tayang:
tangkapan layar
KONFLIK TIMUR TENGAH - Tangkap layar YouTube WION 3 Maret 2026, menampilkan kepulan asap akibat suatu ledakan di Arab Saudi. Terkini, ledakan drone menghantam Kedutaan Besar AS di Riyadh dan memicu kebakaran serta kerusakan kecil. 

Terungkap, Arab Saudi Luncurkan Serangan Balasan ke Iran untuk Pertama Kalinya

TRIBUNNEWS.COMArab Saudi dilaporkan diam-diam melancarkan serangan udara balasan terhadap Iran pada awal tahun ini.

Hal itu dilakukan setelah kerajaan tersebut berulang kali menjadi sasaran rudal dan drone selama konflik Timur Tengah yang lebih luas.

Informasi itu diungkap dua pejabat Barat dan dua pejabat Iran kepada Reuters.

Baca juga: Blunder Mike Huckabee, Bau Kentut Ekspansionis Amerika-Israel Makin Menyengat Negara-Negara Arab

Jika benar, operasi tersebut menjadi pertama kalinya Arab Saudi diketahui secara langsung menyerang wilayah Iran, menandai perubahan besar dalam pendekatan Riyadh terhadap rival regionalnya itu.

Menurut laporan, serangan dilakukan Angkatan Udara Saudi pada akhir Maret 2026 sebagai aksi balasan atas serangan yang sebelumnya menghantam wilayah Saudi.

“Ini merupakan serangan balasan setelah Saudi diserang,” kata salah satu pejabat Barat dikutip Rabu (13/5/2026).

Reuters menyebut belum dapat memverifikasi secara independen target pasti dari serangan tersebut.

Pemerintah Arab Saudi maupun Iran juga tidak memberikan konfirmasi langsung.

Konflik regional meningkat tajam setelah serangan udara Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari lalu.

Sejak itu, ketegangan meluas ke kawasan Teluk dengan Iran disebut meluncurkan rudal dan drone ke seluruh negara anggota Gulf Cooperation Council (GCC), termasuk fasilitas militer, bandara, infrastruktur sipil, dan fasilitas minyak.

Penutupan Selat Hormuz oleh Iran juga sempat mengganggu perdagangan energi global.

Laporan tersebut juga menyebut Uni Emirat Arab diduga ikut melancarkan serangan terhadap Iran, menunjukkan negara-negara Teluk mulai mengambil langkah militer langsung sebagai respons atas serangan Teheran.

Baca juga: UEA Habis Kesabaran, Serang Balik Iran: Bom Kilang Minyak Teheran di Pulau Lavan

KONFLIK TIMUR TENGAH - Tangkap layar The Globe and Mail menampilkan peta serangan Iran terhadap Arab Saudi per 28 Februari 2026. Pangkalan Militer AS ditandai dengan tanda bintang.
KONFLIK TIMUR TENGAH - Tangkap layar The Globe and Mail menampilkan peta serangan Iran terhadap Arab Saudi per 28 Februari 2026. Pangkalan Militer AS ditandai dengan tanda bintang. (tangkapan layar)

Izin Sebelum Menyerang

Meski demikian, Arab Saudi disebut tetap memilih pendekatan yang lebih hati-hati dibanding UEA.

Riyadh tetap membuka jalur komunikasi diplomatik dengan Teheran guna mencegah eskalasi konflik yang lebih luas.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved