Iran Vs Amerika Memanas
Terungkap, Arab Saudi Luncurkan Serangan Balasan ke Iran untuk Pertama Kalinya
Menurut pejabat Iran dan Barat, Saudi bahkan memberi tahu Teheran terlebih dahulu mengenai serangan tersebut.
Terungkap, Arab Saudi Luncurkan Serangan Balasan ke Iran untuk Pertama Kalinya
TRIBUNNEWS.COM — Arab Saudi dilaporkan diam-diam melancarkan serangan udara balasan terhadap Iran pada awal tahun ini.
Hal itu dilakukan setelah kerajaan tersebut berulang kali menjadi sasaran rudal dan drone selama konflik Timur Tengah yang lebih luas.
Informasi itu diungkap dua pejabat Barat dan dua pejabat Iran kepada Reuters.
Baca juga: Blunder Mike Huckabee, Bau Kentut Ekspansionis Amerika-Israel Makin Menyengat Negara-Negara Arab
Jika benar, operasi tersebut menjadi pertama kalinya Arab Saudi diketahui secara langsung menyerang wilayah Iran, menandai perubahan besar dalam pendekatan Riyadh terhadap rival regionalnya itu.
Menurut laporan, serangan dilakukan Angkatan Udara Saudi pada akhir Maret 2026 sebagai aksi balasan atas serangan yang sebelumnya menghantam wilayah Saudi.
“Ini merupakan serangan balasan setelah Saudi diserang,” kata salah satu pejabat Barat dikutip Rabu (13/5/2026).
Reuters menyebut belum dapat memverifikasi secara independen target pasti dari serangan tersebut.
Pemerintah Arab Saudi maupun Iran juga tidak memberikan konfirmasi langsung.
Konflik regional meningkat tajam setelah serangan udara Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari lalu.
Sejak itu, ketegangan meluas ke kawasan Teluk dengan Iran disebut meluncurkan rudal dan drone ke seluruh negara anggota Gulf Cooperation Council (GCC), termasuk fasilitas militer, bandara, infrastruktur sipil, dan fasilitas minyak.
Penutupan Selat Hormuz oleh Iran juga sempat mengganggu perdagangan energi global.
Laporan tersebut juga menyebut Uni Emirat Arab diduga ikut melancarkan serangan terhadap Iran, menunjukkan negara-negara Teluk mulai mengambil langkah militer langsung sebagai respons atas serangan Teheran.
Baca juga: UEA Habis Kesabaran, Serang Balik Iran: Bom Kilang Minyak Teheran di Pulau Lavan
Izin Sebelum Menyerang
Meski demikian, Arab Saudi disebut tetap memilih pendekatan yang lebih hati-hati dibanding UEA.
Riyadh tetap membuka jalur komunikasi diplomatik dengan Teheran guna mencegah eskalasi konflik yang lebih luas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/suatu-ledakan-di-Arab-Saudi-Te.jpg)