Iran Vs Amerika Memanas
Netanyahu Diam-Diam Berkunjung ke UEA di Tengah Perang, UEA Membantah, Iran Keluarkan Peringatan
Netanyahu diklaim melakukan kunjungan rahasia ke UEA di tengah perang Iran, tetapi dibantah pemerintah UEA.
Ringkasan Berita:
- Netanyahu diklaim melakukan kunjungan rahasia ke UEA di tengah perang Iran, tetapi dibantah pemerintah UEA.
- Iran menanggapi isu tersebut dengan peringatan keras dan tuduhan adanya kolusi regional dengan Israel.
- Hubungan Israel dan UEA terus berkembang sejak Perjanjian Abraham 2020, meski belakangan mulai mengalami ketegangan.
TRIBUNNEWS.COM - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu diklaim melakukan perjalanan rahasia ke Uni Emirat Arab di tengah perang Iran, untuk bertemu Presiden UEA, Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan.
“Kunjungan ini telah menghasilkan terobosan bersejarah dalam hubungan antara Israel dan UEA,” kata kantor Perdana Menteri Israel pada Rabu (13/5/2026) malam.
Kedua pemimpin dilaporkan bertemu selama beberapa jam di Al Ain, kota oasis di perbatasan Oman, pada 26 Maret lalu, menurut laporan Reuters.
Seorang sumber mengatakan kepada Reuters bahwa Direktur Mossad, David Barnea, melakukan setidaknya dua kunjungan ke UEA selama perang dengan Iran untuk mengoordinasikan aksi militer.
Kunjungan kepala intelijen tersebut pertama kali dilaporkan oleh media AS The Wall Street Journal.
Kunjungan itu disebut menjadi tonggak terbaru dalam aliansi Timur Tengah yang berkembang pesat.
Pada Selasa (12/5/2026), Duta Besar AS untuk Israel Mike Huckabee mengungkapkan bahwa Israel telah berbagi sistem pertahanan udaranya dengan UEA, termasuk mengirim baterai Iron Dome dan personel militer untuk mengoperasikannya selama perang.
“Ada hubungan yang luar biasa antara UEA dan Israel,” kata Huckabee, mengutip The Guardian.
UEA Membantah
Namun, Kementerian Luar Negeri Uni Emirat Arab membantah laporan mengenai kunjungan Netanyahu ke negara tersebut, dengan menyebut klaim itu tidak berdasar.
Mengutip NPR, kantor berita resmi UEA, WAM, juga menerbitkan laporan yang membantah informasi yang beredar mengenai kunjungan Netanyahu.
Menurut WAM, hubungan UEA dengan Israel bersifat publik dan dijalankan dalam kerangka Kesepakatan Abraham yang diumumkan secara resmi, bukan berdasarkan pengaturan yang tidak transparan atau tidak resmi.
Baca juga: Netanyahu Diprotes Gegara Sulap Bandara Ben Gurion jadi Pangkalan Militer AS, Penerbangan Kacau
Laporan dari UEA tersebut juga membantah adanya delegasi militer Israel yang diterima di negara itu.
Minggu lalu, WAM melaporkan Netanyahu termasuk di antara para pemimpin yang menghubungi Presiden UEA untuk mengutuk serangan Iran dan menyatakan solidaritas terhadap federasi Teluk tersebut.
Hal itu menjadi salah satu pengakuan publik yang jarang terjadi mengenai komunikasi langsung antara negara-negara yang menormalisasi hubungan dalam Perjanjian Abraham 2020 dan memperkuat hubungan selama perang Iran.
Iran telah lama mengkritik perjanjian tersebut dan berulang kali menuduh Israel mempertahankan kehadiran militer serta intelijen di UEA.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/N1etanyahu-menyampaikan-sambutan-dari-Hungaria-s.jpg)